Kemenkop UKM Moratorium Pemberian KUR Retail

Jum'at, 09 Januari 2015 - 11:05 WIB
Kemenkop UKM Moratorium...
Kemenkop UKM Moratorium Pemberian KUR Retail
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) untuk sementara akan menunda (moratorium) pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengusaha retail.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Puspayoga mengatakan, hal tersebut lantaran pemberian kredit retail tersebut menyumbangkan non performing loan (NPL) atau kredit macet yang tinggi.

"Untuk (KUR) yang retail, sementara kita pending dulu. Kita evaluasi, karena KUR selama ini yang memberikan NPL besar itu justru yang besar. Yang kecil dan mikro, NPL-nya justru kecil," ujar dia di kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Sementara, pemberian KUR untuk usaha mikro telah kembali diedarkan, setelah kemarin juga sempat dimoratorium. Bahkan, jumlahnya ditambah menjadi Rp25 juta tanpa agunan, dari sebelumnya Rp20 juta tanpa agunan.

"Sedangkan yang besar kita pending dulu, bukan enggak boleh. Masih dievaluasi mana debitur yang baik dan tidak baik," imbuhnya.

Pihaknya memastikan, moratorium pemberian kredit untuk usaha retail tidak akan menyebabkan penghapusan seluruh debitur.

"Tidak mungkin kita hapus semua (debitur), karena kan semua debitur baik kasihan terkena dampak debitur yang tidak baik. Ke depan akan kita gulirkan lagi," terangnya.

Puspayoga menambahkan, kementeriannya saat ini juga melakukan moratorium terhadap Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Namun dirinya memastikan, moratorium tersebut tidak akan berlaku lama, dan segera digulirkan dengan pola yang baru.

"Segera kita gulirkan kembali dengan pola baru biar tepat sasaran. Contoh 70% akan diberikan kepada koperasi. Jadi koperasi akan punya banyak anggota dari UKM itu. Bagaimana caranya supaya LPDB bisa masuk langsung ke UKM melalui koperasi yang ada," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Percepat Penyaluran...
Percepat Penyaluran KUR, KemenKop UKM Gandeng BNI Syariah
Plafon Naik Jadi Rp285...
Plafon Naik Jadi Rp285 Triliun, Realisasi KUR Capai Rp244,87 Triliun
Kejar Target Serapan...
Kejar Target Serapan KUR Rp373 Triliun , Kemenkop UKM Gandeng Swasta
Waduh, Kemenkop UKM...
Waduh, Kemenkop UKM Temukan 2 PNS Masih Jadi Penerima KUR
Demi Si Cilik, Kemenkop...
Demi Si Cilik, Kemenkop Upayakan Pemangkasan Bungka KUR
Tembus Rp262,95 Triliun,...
Tembus Rp262,95 Triliun, Ini Rincian Penyaluran KUR
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
15 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
52 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved