BKPM Akan Tertibkan Izin Prinsip Bodong

Minggu, 11 Januari 2015 - 19:55 WIB
BKPM Akan Tertibkan...
BKPM Akan Tertibkan Izin Prinsip Bodong
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Azhar Lubis berjanji akan menertibkan izin prinsip bodong sejumlah perusahaan.

Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang memanipulasi izin prinsip ‎untuk memudahkan proses birokrasi.

"Ada beberapa yang terkenal, seperti pengumpulan dana masyarakat. Jika tidak sesuai perizinan ya kita cabut. Selama ini, kami tidak akan pernah mengeluarkan izin mengumpulkan dana masyarakat. Itu kewenangan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BI (Bank Indonesia)," jelasnya di Jakarta, Minggu (11/1/2015).

Selama ini, lanjut dia, sejumlah perusahaan pengumpulan dana memanfaatkan izin BKPM, sebab kemudahan dalam layanan investasi.

"Jadi semestinya izin BKPM untuk dana investasi, namun banyak juga izin pengumpulan dana masyarakat. Ini kan semestinya dari OJK, namun karena izin dari OJK sangat ketat, ada fit and proper test, sehingga mereka memanfaatkan izin dari kita," jelas Azhar.

Untuk menangani kasus ini, BKPM akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, seperti satgas waspada investasi baik dari OJK, BKPM, Polisi dan Kejaksaan.

"Kalau ada kayak gitu kita koordinasi. Jadi kalau ada perusahaan mengumpulkan dana, kita akan cek. Biasanya mereka buat jasa konsultasi bisnis, ekspor impor, tapi kenyataannya pengumpulan dana," pungkas dia.

(Baca: BKPM Tegur 15.000 Pemegang Izin Prinsip Investasi)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
1 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
2 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
2 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
3 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
3 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
3 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved