Pemerintah Diminta Bentuk UU Perlindungan Pengusaha Pemula

Minggu, 11 Januari 2015 - 22:17 WIB
Pemerintah Diminta Bentuk...
Pemerintah Diminta Bentuk UU Perlindungan Pengusaha Pemula
A A A
BANDUNG - Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) meminta pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada para pengusaha pemula.

Untuk itu, Hipmi meminta pemerintah mengusung UU perlindungan pengusaha pemula.

Ketua Bidang UKM dan Pengusaha Pemula Hipmi Jawa Barat Aditya Djanaka mengatakan, pengusaha pemula membutuhkan dukungan dari pemerintah agar dapat bersaing dengan pengusaha multinasional.

Pasalnya, banyak pengusaha pemula yang 'mati' lantaran tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

"Kita kalah saing dari pengusaha multinasional. Soalnya pajak kita sama, banyak pengusaha muda yang mati kalau tidak diperhatikan pemerintah," ujar dia saat ditemui pada acara Welcoming Gathering Munas XV Hipmi di Gedung Sate, Bandung, Minggu (11/1/2015).

Menurutnya, pengusaha pemula tersebut 'mati' lantaran pemerintah mendesak harus memakai badan hukum dengan legalitas resmi.

Selain itu, pengusaha pemula dipersulit apabila ingin meminjam modal dari bank tanpa adanya legalitas berbentuk badan hukum.

"Banyak pengusaha muda pengen dapat legalisasi dan dapat pinjaman dari bank," katanya.

Aditya menambahkan, Hipmi telah menjaring para pengusaha pemuda dari universitas guna memperbanyak pengusaha dalam membangun perekonomian Indonesia.

Dia menilai, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal tetapi juga mendapatkan pendidikan informal mengenai bisnis.

"Kita sebagai pelaku bisnis dapat mentrigger para pengusaha pemula. Mulai dari universitas sudah diajak berbisnis, sehingga mereka tidak belajar formal tetapi juga informasl," tuturnya.

Aditya menegaskan, Ketua umum yang berhasil meng gol kan UU Pengusaha pemula merupakan ketua umum terbaik Hipmi.

"Mudah-mudahan tiga Caketum yang bersaing di Munas Bandung kali ini yang berhasil mewujudkan itu (UU pengusaha pemula)," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Buchari Resmi...
Akbar Buchari Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI Periode 2022-2025
Refleksi Peran Wirausaha...
Refleksi Peran Wirausaha Bangun Bangsa, HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional
Bursa Calon Ketum HIPMI,...
Bursa Calon Ketum HIPMI, Akbar Buchori Dapat Dukungan dari Bobby Nasution
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Jelang Musdalub Hipmi...
Jelang Musdalub Hipmi DIY, Pendaftaran Calon Ketua Umum Dibuka
HIPMI Punya Pemimpin...
HIPMI Punya Pemimpin Baru, Begini Pesan Bahlil Lahadalia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
47 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved