BI Siap Kembangkan Repo Perbankan Syariah

Jum'at, 16 Januari 2015 - 16:28 WIB
BI Siap Kembangkan Repo...
BI Siap Kembangkan Repo Perbankan Syariah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan menyiapkan instrumen repo untuk perbankan syariah di 2015.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, ‎pendalaman produk Mini Master Repo Agreement (MRA) untuk pasar syariah dimaksudkan untuk menyertakan perbankan syariah bersama-sama dengan bank-bank konvensional dalam kegiatan lindung nilai (hedging).

"Kita pasti siapkan untuk financial deepening ini. Kita mau antar bank aktif kegiatan lindung nilai. Bukan perbankan konvensional saja tapi juga syariah," ‎katanya di Komplek BI, Jakarta, Kamis (16/1/2015).

Selain itu, di tahun ini pihaknya juga bakal menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) dan sertifikat deposito atau negotiable certificate depocite (NCD).

"Ini juga untuk pendalaman pasar keuangan kita," kata Agus.

Penerbitan instrumen pendanaan semacam itu dimaksudkan untuk mengantisipasi pelemahan rupiah terhadap USD dan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan dapat memicu terjadinya capital outflow.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved