Pedagang di Palembang Tak Berani Stok Semen

Senin, 19 Januari 2015 - 22:17 WIB
Pedagang di Palembang...
Pedagang di Palembang Tak Berani Stok Semen
A A A
JAKARTA - Pedagang bahan bangunan di Palembang tidak berani mengambil semen untuk stok baru. Hal ini lantaran turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku hari ini.

Salah satu pedagang bahan bangunan di kawasan Sekanak, Pratama mengatakan, semen yang dijual di tokonya sejak dua hari kemarin sengaja dikosongkan.

Dia mengaku tidak mengambil stok dari pemasok karena takut akan merugi. "Dolog (distributor) pasti jual dengan harga lama per sak-nya. Tapi, begitu BBM turun ternyata harga semen ikut turun, kan saya bisa rugi," ujarnya, Senin (19/1/2015).

Pihaknya mengaku tidak tahu harga semen yang berlaku saat ini. Untuk harga sebelumnya Rp62.000 per sak. "Untung penjualan semen kecil. Paling cuma Rp500 per sak," ucap Pratama.

Dihubungi terpisah, Owner Istana Bangunan yang berlokasi di kawasan Kertapati, Halim Wijaya mengatakan, saat ini dia juga belum menambah stok baru untuk semen. Sebab, stok lama masih ada. "Stok barangnya masih banyak, tahan dulu," ucapnya.

Pihaknya sudah menerima informasi dari distributor bahwa perubahan harga berlaku untuk semen Holcim dan Tiga Roda. Turunnya harga berkisaran Rp1.000-Rp2.000 per sak.

Sementara harga yang berlaku untuk keduanya sekarang sebesar Rp61.000 per sak. Semen lain seperti Semen Padang masih di atas harga Rp62.000 per sak.

"Baru dua merek ini yang sudah ada penurunan. Tapi, harga yang turun itu berlaku untuk stok baru," tukas Halim.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang Sahrul Hefni mengatakan, harga barang strategis di sektor bahan bangunan seperti semen untuk pekan ini belum terpantau.

Namun tercatat, di pekan pertama Januari 2015 harga semen masih stabil. Dia menyebutkan pada 2 Januari dan 16 Januari, Semen Baturaja seharga Rp65.000 per sak.
Sementara semen merek lainnya sebesar Rp64.000 per sak. Harga tersebut didapat dari pantauan di beberapa toko bangunan di kawasan enam pasar tradisional Palembang.

"Kami memang setiap minggu memang memantau semen, tapi sayangnya untuk minggu ini baru akan bergerak besok (hari ini)," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Lebaran, SIG...
Sambut Lebaran, SIG Salurkan 64.601 Paket Kebutuhan Pokok
SIG Hadirkan Layanan...
SIG Hadirkan Layanan Ready Mix Go to Retail Berbasis Online
Industri Semen di Indonesia...
Industri Semen di Indonesia Kelebihan Pasokan, Kemenperin Moratorium Investasi Baru
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
PT Semen Tonasa Pasang...
PT Semen Tonasa Pasang PLTS di Area Pabrik Tonasa 5
Tembus Pasar China dan...
Tembus Pasar China dan Malaysia, Semen Gresik Kerek Target Ekspor Klinker
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
9 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
19 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
58 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved