Pemerintah Jamin Kanal Kra Tak Ganggu Poros Maritim RI

Rabu, 21 Januari 2015 - 12:15 WIB
Pemerintah Jamin Kanal...
Pemerintah Jamin Kanal Kra Tak Ganggu Poros Maritim RI
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman menjamin pembangunan sebuah terusan atau kanal di Kra Isthmus, Thailand yang dilakukan pemerintah China tidak mengganggu konsep poros maritim Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui, ‪pemerintah China sedang merencanakan pembangunan sebuah terusan atau kanal di Kra Isthmus, Thailand sepanjang 100 kilometer yang menghubungkan Laut China Selatan, Teluk Thailand dan Samudera India.

"Enggak juga (ganggu konsep poros maritim Jokowi). 90% transportasi di Indonesia melalui Selat Makassar, tapi anda harus tahu juga bahwa Indonesia itu negara besar," ujar Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Menurutnya, pembangunan kanal yang menghubungkan Laut China Selatan, Teluk Thailand dan Samudera India ini hanya untuk kapal-kapal internasional. Sementara kapal nasional tetap melalui Selat Malaka.

"Dengan 250 juta penduduk, kanal Kra itu kan yang internasional, kalau yang nasional tetap datang ke sini," imbuh dia.

Indroyono mengatakan, jika kapal-kapal milik asing tersebut tidak lagi melintasi Selat Malaka, pemerintah Indonesia pun tidak mengalami kendala ataupun kerugian.

"Kalau begitu yang dapat kendala siapa? Bukan Indonesia kan, karena Indonesia itu produsen dan konsumen yang besar. Yang masalah kan bukan Indonesia pasti," terangnya.

Sekadar informasi, dengan dibangunnya kanal itu, kapal-kapal dari dan menuju pelabuhan-pelabuhan China tak perlu lagi melewati Selat Malaka. Rute baru ini mempersingkat perjalanan sejauh 1.000 kilometer.

Pembangunan Terusan Kra Isthmus ini diperkirakan akan membuat rute perjalanan melalui Selat Malaka semakin sepi. Ini juga berarti ikut mengurangi jumlah kapal-kapal bertonase besar yang melewati kepulauan Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hari Laut Sedunia, Luhut:...
Hari Laut Sedunia, Luhut: Laut Memilih Kita untuk Menjadi Sahabat
Gelombang Perubahan:...
Gelombang Perubahan: Bangun Lautmu, Jayakan Bangsamu
Refleksi Akhir 2024...
Refleksi Akhir 2024 Maritim Indonesia: Tantangan dan Peluang di Laut Natuna Utara
Kebangkitan Maritim...
Kebangkitan Maritim Indonesia, Pengamat: Laut Kini Jadi Poros Peradaban
Pengembangan Kapal Induk...
Pengembangan Kapal Induk Otonom: Langkah Strategis Indonesia Jaga Kedaulatan Laut
Integrasi Tol Laut,...
Integrasi Tol Laut, Pemerintah Bangun Depo di Sejumlah Daerah
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
27 menit yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
54 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
2 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
3 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
13 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved