Razia Toko Buah, Kemendag Tak Temukan Apel Berbakteri

Rabu, 28 Januari 2015 - 12:11 WIB
Razia Toko Buah, Kemendag...
Razia Toko Buah, Kemendag Tak Temukan Apel Berbakteri
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan pemantauan di sejumlah supermarket dan toko buah di Jakarta guna memastikan apel impor berbakteri asal California, Amerika Serikat (AS), tidak beredar di pasar di Indonesia.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag Widodo mengatakan, tim dari Kemendag telah mengunjungi beberapa lokasi perdagangan buah di Jakarta. Antara lain, Carrefour dan Hypermart (Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat), Total Buah (Jalan Sunda, Jakarta Pusat), Hero Sarinah (Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat), Toko Buah Segar (Jalan Sabang, Jakarta Pusat), dan Rumah Buah (Glodok, Jakarta Utara).

Pantauan juga dilakukan di Ranch Market, Freshmart, Allfresh, Hero, Giant, Foodhall, Lottemart, Total Buah, Carrefour pasar induk, dan toko-toko grosir buah di depan pasar induk. “Di lokasi-lokasi tersebut semua tidak ditemukan keberadaan apel impor yang diduga berbakteri,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah secara resmi melarang impor, perdagangan, dan konsumsi dua jenis apel asal California yang diduga terkontaminasi bakteri. Dua jenis apel tersebut adalah Granny Smith dan Gala, produksi Bidart Bros Bakersfield, California, yang biasa dijual dengan merek Granny’s Best dan Big B.

Kedua jenis apel bernomor seri CA93312 diduga terkontaminasi bakteri Listeria Monocytogenes. Kendati penelusuran dokumen importasi menunjukkan tidak adanya importasi apel tersebut dalam kurun tujuh bulan terakhir, Kemendag bersama kementerian dan lembaga terkait tetap mengantisipasi dengan memperketat pengawasan.

Selain di Jakarta, lanjut Widodo, pemantauan juga tengah dilakukan di wilayah lainnya, dan hasilnya hingga kemarin tidak dijumpai apel dimaksud. Widodo kembali menegaskan bahwa pelarangan hanya berlaku untuk kedua jenis apel tersebut yang diimpor dari California. Untuk mengenalinya, bisa diamati pada label yang menempel di kulit buah.

Widodo menambahkan, Kemendag sudah mengirimkan surat kepada Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tertanggal Senin (26/1). Pihaknya juga sudah memberitahukan semua kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang kebetulan tengah berkumpul di Kemendag dalam rangka rapat kerja sejak Senin lalu.

Sekjen Aprindo Satria Hamid mengatakan, pihaknya baru menerima surat pemberitahuan resmidari Kemendag pada Senin sore dan telah berkoordinasi dengan peritel lainnya. Satria menegaskan, produk yang diperdagangkan di ritel modern umumnya memiliki kelayakan, mutu, dan keamanan pangan yang sesuai standar.

Sepanjang produk tersebut bersertifikat keamanan pangan dari Badan Karantina Pertanian, maka produk layak dijual dan dikonsumsi. Menurutnya, produk yang sampai di toko modern juga asalusul yang jelas, seperti identitas pemasok dan importirnya. “Maka ketika isu ini merebak, kementerian dan lembaga berwenang harus memberi kejelasan dan kepastian informasi kepada semua stakeholder,” ujarnya.

Inda susanti
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved