Kekecewaan Sofyan Saat Buka Seminar 200 Investor Korsel

Rabu, 11 Februari 2015 - 13:34 WIB
Kekecewaan Sofyan Saat...
Kekecewaan Sofyan Saat Buka Seminar 200 Investor Korsel
A A A
JAKARTA - Pertemuan yang dikemas dalam seminar investasi antara Indonesia dengan 200 investor asal Korea Selatan (Korsel) meninggalkan kesan buruk bagi Menko Perekonomian Sofyan Djalil untuk penerjemah bahasa Korsel yang sengaja ditugaskan di sana.

Penerjemah ini adalah jembatan komunikasi antara pihak Korsel dan pemerintah. Namun peran penerjemah dalam Seminar CEO Gathering ini kurang maksimal, sehingga Sofyan merasa kecewa.

"Saya merasa tidak tahu harus berbahasa apa, apakah harus berbicara bahasa Indonesia atau Inggris. Karena sayang sekali terjemahan yang disampaikan mengecewakan. Inilah yang disebut lost translation," ucap Sofyan di Gedung BKPM, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Selain itu, saat pihak Korea memaparkan pidato sambutan, Sofyan yang merasa kesulitan menggunakan alat penerjemah dan menangkap isi yang disampaikan pihak Jepang dalam bahasa Indonesia. Kata-katanya tak beraturan dan terkadang tak terdengar bunyi sama sekali.

Akhirnya, Sofyan ‎memilih menyampaikan sambutan dalam bahasa Inggris, karena jika menggunakan bahasa Indonesia, Sofyan mengkhawatirkan si penerjemah tak bisa mengartikannya ke dalam bahasa Inggris.

"Saya memilih berbicara bahasa Inggris dibanding bahasa Indonesia. Karena saya tak tahu apa penerjemahnya bisa menerjemahkan bahasa Indonesia, nanti malah lost lagi karena mengecewakan," tandasnya.

(Baca: Genjot Bangun Infrastruktur, BKPM Undang 200 Investor Korsel)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
22 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved