Rieke Pertanyakan PMN untuk BPJS Rp3,5 T

Jum'at, 13 Februari 2015 - 19:35 WIB
Rieke Pertanyakan PMN...
Rieke Pertanyakan PMN untuk BPJS Rp3,5 T
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PDIP Rieke Dyah Pitaloka dalam rapat paripurna hari ini mempertanyakan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) non-BUMN terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati PMN BPJS Kesehatan di bawah Kementerian Keuangan sebesar Rp3,46 triliun atau lebih rendah dari usulan awal pemerintah sebesar Rp5 triliun.

Wanita pemeran Oneng di drama komedi Bajaj Bajuri ini mempertanyakan kejelasan mengapa BPJS Kesehatan masih juga mendapat kucuran modal pemerintah.

Menurutnya, sejak disahkan Undang-undang BPJS pada 2011, lembaga tersebut sudah bukan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"BPJS Kesehatan itu bukan lagi Perseroaan Terbatas (PT) non provit. Mereka adalah lembaga nirlaba sehingga keberadaan PMN butuh penjelasan," ujar Rieke dalam Sidang Paripurna DPR RI, di Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Dia mengatakan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diperuntukan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, tak bisa dikategorikan sebagai hal yang bisa dialiri pinjaman modal. Karena merupakan tanggung jawab negara untuk menjamin. "JKN itu menjadi tanggung negara yang disebut sebagai penerima bantuan iuran," tegas Rieke.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, PMN tersebut diberikan untuk menutupi kemungkinan adanya defisit pada PBJS setelah satu tahun beroperasi yang diklaim rumah sakit mitra BPJS Kesehatan.

"Namanya juga ada insurance effect. Itu di tahun pertama orang yang dulunya istilahnya kalau pusing cuma dipijetin, dikasih koyo, sekarang dengan adanya BPJS langsung ke RS. Itu jadi biaya yang sekarang diklaim RS pada BPJS," terang Bambang.

Adapun berdasarkan draft yang diterima Sindonews, PMN non-BUMN yang mendapat aliran dana adalah BPJS Kesehatan Rp3,46 T, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rp1 triliun, dan Bank Indonesia (BI) Rp778,3 triliun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
PLN Minta Dana PMN Rp10...
PLN Minta Dana PMN Rp10 Triliun Buat Apa? Ini Rinciannya
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Dana PMN Tidak untuk Bayar Utang
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Erick Thohir Minta 12...
Erick Thohir Minta 12 BUMN Diguyur PMN Rp72,44 Triliun, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
37 menit yang lalu
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
55 menit yang lalu
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
1 jam yang lalu
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
1 jam yang lalu
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
1 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved