The New BIPS Diharapkan Dukung Pasar Obligasi

Selasa, 24 Februari 2015 - 11:04 WIB
The New BIPS Diharapkan...
The New BIPS Diharapkan Dukung Pasar Obligasi
A A A
JAKARTA - PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) atau yang dikenal dengan Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) meluncurkan Bond Information and Pricing Service (The New Bips).

Direktur Utama IBPA Ignatius Girendroheru berharap, produk baru ini dapat mendukung pertumbuhan pasar obligasi di Indonesia yang semakin berkembang.

"Tren pasar obligasi Indonesia pada awal tahun ini mencatat pertumbuhan yang positif. Hal ini terlihat pada INDOBeX (Indonesia Bond Indexes)," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Dengan total imbal hasil (return) INDOBeX sampai hari ini (year to date/ytd) sebesar 6,41% dari level 175,8939 awal tahun menjadi 187,1751 pada 23 Februari kemarin.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sampai 23 Februari mencatatkan return year to date sebesar 3,37% dari level 5.226 ke level 5.403.

"Sampai dengan 30 Januari 2015, realisasi penerbitan obligasi pemerintah (SBN dan SBSN) mencapai nilai Rp41,37 triliun. Dengan estimasi penerbitan obligasi pemerintah dari Februari hingga Desember 2015, berdasarkan RAPBN-P sebesar Rp256,63 triliun dari total sebesar Rp308 triliun," jelas dia.

Sedangkan nilai outstanding obligasi korporasi pada akhirnya tahun lalu tercatat sebesar Rp47,8 triliun, menurun 18,8% year on year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya.

Realisasi penerbitan obligasi korporasi (konvensional dan sukuk) per Januari tahun ini sebesar Rp4,8 triliun. Dengan estimasi mencapai Rp60 triliun pada akhir tahun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Penerbitan Obligasi...
Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
OJK Rilis Aturan Baru...
OJK Rilis Aturan Baru Penerbitan Obligasi dan Sukuk Buat Pemda
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved