Bangunan Superblok Makin Menjamur

Rabu, 25 Februari 2015 - 13:27 WIB
Bangunan Superblok Makin...
Bangunan Superblok Makin Menjamur
A A A
JAKARTA - Proyek properti dalam bentuk campuran mixed-use development atau superblok semakin menjamur. Bangunan ini banyak diminati karena menggabungkan hunian, tempat belanja, serta bisnis dalam jangkauan walking distance.

Hal ini sebagai akibat dari tuntutan dalam perkembangan kota. Keunggulan jenis pengembangan superblok lebih pada sinergi antarperuntukan yang ada di dalamnya. Dalam pengembangannya terdapat minimal dua atau lebih jenis peruntukan yang saling berhubungan pada sebuah massa bangunan yang saling terhubung.

Salah satu pengembang yang mulai melirik properti model ini adalah PT Jasamarga Properti (JMP). Akhir tahun ini, JMP berencana membangun kawasan terpadu (mix used) dengan total investasi Rp166 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan di dua lokasi. Investasi Rp112 miliar untuk proyek gedung perdagangan atau jasa dan apartemen di Bogor.

Adapun pembangunan gedung perdagangan atau jasa dan perkantoran di Ciledug, koridor JORR W2 Utara menelan biaya Rp54 miliar. JORR W2 Utara atau Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 North memanjang 5,7 kilometer di ruas Kebon Jeruk-Ciledug dan 2,14 kilometer di ruas Ciledug-Ulujami.

Direktur Utama JMP, Agus Setiawan mengatakan, dalam proyek kawasan terpadu di Bogor, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan properti lain yang juga berstatus anak usaha BUMN. “Sisanya kami kerjakan secara mandiri,” ujarnya.

Di tempat berbeda, PT Adicipta Graha Kencana, anak usaha Serenity Group, juga berencana meluncurkan tower 3 di proyek apartemen Puri Orchard di Jakarta Barat pada Oktober 2015, setelah sukses memasarkan tower 1 dan 2.

Marketing Coordinator Puri Orchard, Christopher AK mengungkapkan, tower 1 berisi sekitar 900 unit apartemen yang diluncurkan sejak 15 November 2013 sudah hampir habis terjual. Sementara tower 2 sebanyak 1.050 unit masih tersedia. “Sambutan konsumen cukup tinggi terhadap Puri Orchard karena lokasinya sangat strategis, berada di pinggir jalan tol Lingkar Luar Barat dan merupakan proyek apartemen pertama di CBD Puri,” katanya.

Menurut Christopher, tower 1 (Orange Groove) akan diserahterimakan kepada konsumen pada April 2017, yang akan disusul serah terima tower 2 (Cedar Height) pada Oktober 2017. Kesuksesan pemasaran kedua tower itu, tutur dia, mendorong perusahaan untuk meluncurkan tower 3 (Magnolia Springs) pada Oktober tahun ini. Ketiga tower apartemen itu akan dilengkapi dengan satu tower office dan satu tower hotel bintang 4 sehingga total akan terdapat lima tower dalam satu kawasan (superblok).

Puri Orchard dibangun di atas lahan seluas 3,6 hektare tepat di jalan raya Jakarta Outer Ring Road, Jakarta Barat, yang menyediakan akses langsung ke jalan tol JORR W1 dan W2. Lokasi ini diproyeksikan menjadi kawasan terpadu antara residensial, perkantoran, dan area komersial.

“Puri Orchard mengusung konsep yang menghadirkan oase ketenangan, menggabungkan hunian bernuansa modern dan terintegrasi bagi para urban di Jakarta,” kata Christoper.

Selain lokasi strategis, lanjut Christoper, Puri Orchard menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari kolam renang tematik, tempat bermain anak, area joging, lapangan tenis, fitness center, keamanan 24 jam, dan fasilitas sky garden di setiap tower.

Proyek ini juga dikelilingi berbagai fasilitas publik, seperti rumah sakit internasional, sekolah pilihan, pusat berbelanjaan, dan pusat kuliner. “Yang tidak kalah penting, Puri Orchard dibangun oleh Serenity Group, pengembang yang berpengalaman membangun banyak kompleks perumahan, seperti Kembangan Indah, Duta Harapan Bekasi, Kedoya Garden, Pakuan Hill Bogor, Rumah Sakit Satyanegara Sunter, serta proyek perkantoran Permata Kuningan dan Wisma 76,” ujarnya.

Untuk menyosialisasikan program dan progres pembangunan proyek, Puri Orchard telah menggelar Festival Kuliner Lie China Town menyambut Imlek 2015. Dalam acara ini, pengunjung menikmat aneka kuliner khas dalam satu area, mulai pukul 09.00 WIB hingga malam hari, serta dimeriahkan dengan atraksi barongsai dan liong.

Kuliner favorit dalam festival itu, antara lain brownies DuleceDeLece Dewi Rezer, camilan Tiga Nyonya, lemon blossom cake , kuotie Helen, mi ayam dan pangsit Happy, makanan Taiwan, bubur kacang hijau Teddy Gloria, nasi kari Lam Gloria, bazar buah, siomay Pink, sate ayam Heri Gloria, sate Kedoya PIK, dan banyak lagi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved