Mayora Dapat Prospek Negatif dari Pefindo

Kamis, 26 Februari 2015 - 14:44 WIB
Mayora Dapat Prospek...
Mayora Dapat Prospek Negatif dari Pefindo
A A A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan prospek negatif PT Mayora Indah Tbk (MYOR) pada periode 9 Februari 2015-1 Februari 2016.

Sementara MYOR mendapatkan peringkat idAA- untuk perusahaan dan obligasi IV/2012 serta idAA-(sy) untuk sukuk mudharabah II/2012.

Analis Pefindo Martin Pandiangan menjelaskan, penyematan peringkat tersebut dalam hal mengantisipasi struktur permodalan.

"Hal ini tetap dipertahankan, mengantisipasi jika tidak ada perbaikan di struktur permodalan dalam waktu dekat," kata dia, Kamis (26/2/2015).

Martin mengungkapkan pendukung peringkat perusahaan adalah kuatnya pasar makanan dalam kemasan di Indonesia. Kemudian, produk yang terdiversifikasi dengan kontribusi yang meningkat di pasar ekspor.

Sedangkan, faktor yang membatasi peringkat, antara lain risiko fluktuasi biaya bahan baku. Kemudian, kompetisi industri yang bergerak di bidang yang sama.

"Kita ketahui dalam 2 tahun pemain kopi cukup agresif, cukup mengganggu kinerja MYOR, pangsa pasar tergerus pemain kopi," pungkasnya.

Peringkat tersebut dapat diturunkan jika perbaikan marjin profitabilitas di bawah ekspektasi Pefindo yang disebabkan oleh penambahan utang secara signifikan dalam jangka dekat.

Akan tetapi prospek dapat direvisi menjadi stabil jika perusahaan dapat memperbaiki struktur permodalan dan perlindungan arus kas secara berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Pefindo menetapkan peringkat idAAA kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan prospek stabil.

Assistan Manager Financial Institution Ratings Pefindo Adrian Noer mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dan terbukti dari pemerintah Indonesia, posisi usaha, dan profitabilitas yang baik.

"Namun peringkat dibatasi tingginya persaingan di segmen pembiayaan mikro," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
34 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
9 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved