Sambangi Jokowi, Panda Nababan Minta Izin Terbangi Papua

Rabu, 04 Maret 2015 - 17:44 WIB
Sambangi Jokowi, Panda...
Sambangi Jokowi, Panda Nababan Minta Izin Terbangi Papua
A A A
JAKARTA - Komisaris Maskapai Penerbangan PT Spirit Avia Sentosa (SAS) Panda Nababan mendatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di komplek Istana Negara untuk meminta izin pesawat air charter miliknya dapat terbang ke wilayah Papua.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan, pihaknya ingin membangun wilayah Papua dengan meminta langsung izin terbang ke wilayah Tanah Rajawali tersebut.

"Presiden pada pembangunan Papua kan bukan main-main. Kita mau start (terbang) untuk yang di Papua. Tadi bersama Menhub melaporkan bahwa ada perusahaan, PT SAS yang air charter, kita usahakan di Papua," ucapnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2015).

Dia menjelaskan, nantinya pesawat SAS akan melayani rute penerbangan ke Nabire hingga ke wilayah pedalaman seperti Puncak Jaya dan Ilaga. Saat ini, izin SAS untuk terbang ke wilayah Papua masih dalam proses. "Di antara distrik, kabupaten, bisa disupport," imbuhnya.

Panda Nababan pun mengklaim pihaknya mendapat dukungan penuh dari mantan Wali Kota Solo ini untuk membantu wilayah pedalaman Papua dalam hal logistik. Kemenhub juga membantu mempercepat proses perizinan tersebut.

"Ya mereka akan membantu apalagi soal kelancaran perizinan, ya tentu akan memfasilitasi agar anak bangsa bisa berkembang," jelas dia.

Sementara itu, Presiden Direktur SAS Suhandi menuturkan, setidaknya terdapat tiga pesawat yang akan digunakan untuk melayani penerbangan di Papua. Dia menargetkan, ke tiga pesawat tersebut dapat segera beroperasi dalam waktu hingga tiga bulan mendatang.

"Ini untuk pelayanan ke masyarakat, selain membawa kebutuhan bahan pokok juga meberikan pengobatan. Dalam sehari kita berikan tiga jam untuk ke pedalaman. Rencananya ada tiga pesawat," pungkas Suhandi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved