Laju Pasar Obligasi Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Senin, 09 Maret 2015 - 14:54 WIB
Laju Pasar Obligasi...
Laju Pasar Obligasi Diprediksi Lanjutkan Pelemahan
A A A
JAKARTA - Pasar obligasi pada pekan ini diprediksi akan melanjutkan pelemahan karena sentimen yang ada belum cukup mampu membalikan lajunya ke zona hijau.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, pergerakan dari imbal hasil (yield) sempat mengalami penurunan, namun secara mingguan cenderung mengalami kenaikan, sehingga diikuti oleh penurunan harganya.

Menurut dia, sentimen positif dari turunnya BI rate, belum adanya indikasi The Fed akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat hingga rencana realisasi stimulus belum cukup mampu mempertahankan laju pasar obligasi di zona hijau.

"Meski berpotensi melanjutkan pelemahan, namun kami masih berharap laju pasar obligasi bisa kembali mengalami peningkatan lebih baik dari pekan sebelumnya," kata dia, Senin (9/3/2015).

Dengan demikian, dia menambahkan, jika terjadi pelemahan lanjutan, diharapkan tidak akan terlalu dalam. Dia memperkirakan, laju harga obligasi akan bergerak dengan rentang sekitar 78-125 basis points (bps).

"Untuk itu, tetap cermati perubahan dan antisipasi sentimen yang ada," saran Reza.

Pada pekan lalu, laju pasar obligasi berbalik melemah setelah sempat menguat pada pekan sebelumnya. Menurunnya BI rate yang diperkirakan akan membuat pendanaan beralih melalui obligasi dan adanya rilis kenaikan cadangan devisa belum cukup ampuh membuat pasar obligasi bertahan di zona hijaunya.

"Itu karena terhalangi dengan laju rupiah yang terus mengalami pelemahan," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
BUMA Lunasi Sisa Obligasi...
BUMA Lunasi Sisa Obligasi 2026 Senilai USD212,25 Juta
Berita Terkini
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
42 menit yang lalu
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
58 menit yang lalu
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
1 jam yang lalu
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved