Tanggapan Permata Terkait Merger Bank Syariah BUMN

Rabu, 18 Maret 2015 - 19:56 WIB
Tanggapan Permata Terkait...
Tanggapan Permata Terkait Merger Bank Syariah BUMN
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian BUMN mengeluarkan inisiatif untuk melakukan merger Bank Syariah perusahaan pelat merah. Menanggapi rencana tersebut, Direktur Bisnis Perbankan Syariah Bank Permata Achmad K Permana menilai hal ini sebagai terobosan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015.

"Memang ini salah satu inisiatif dari Bu Rini (Menteri BUMN) untuk memberikan terobosan. Karena memang ada satu kebutuhan, adanya satu anchor bank syariah di Indonesia dalam rangka menghadapi MEA 2015. Biasanya kalau ada satu anchor yang lainnya bisa menjadikan anchor tersebut sebagai acuan," ujarnya, dalam kunjungannya di Gedung Koran Sindo Jakarta, Rabu (18/3/2015)

Menurut Permana, ide ini bukan hal baru karena sudah digulirkan 2 tahun lalu oleh Dahlan Iskan. "Tapi kalau saya amati memang ada banyak faktor yang akan menjadi changing untuk bisa menyatukan itu. Dampaknya nanti kalau penyatuan itu terjadi banyak yang harus diatasi dulu. Karena kan dia (bank) enggak begitu saja berlari menambah aset, itu kan perlu ada konsolidasi dulu," katanya.

Dia menuturkan, merger ini ide yang bagus dan sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan lebih bisa berdampak pada industri.

"Pertama adalah dulu ada yang namanya konversi dari bank konvensional ke bank syariah. Jadi tidak berhenti di situ. Kedua adalah supaya bank itu dibesarkan lewat induknya, jadi induknya kasih target sampai kapan, misalnya 20%, jadi berjalan bersama tanpa terganggu," terangnya.

Jadi, lanjut Permana, dengan dinaikkan 20% induk dan bank syariah juga akan tumbuh. Namun yang jelas jika dilakukan penggabungan itu banyak tantangan, baik dari sisi politis dan juga dari sisi karyawan di dalamnya. "Tapi dari sisi bisnisnya malah akan tumbuh karena kita akan menghadapi MEA," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Permatabank Tumbuh...
Laba Permatabank Tumbuh 24,2% di Smester I 2020
Bank Permata Naik Jadi...
Bank Permata Naik Jadi BUKU 4 Akhir Tahun 2020
Permata Learning Week...
Permata Learning Week Gelar 16 Sesi Secara Hybrid dari Permata Bank Bintaro
Bangkok Bank Akuisisi...
Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata Rp33,66 Triliun
Diakusisi Bangkok Bank,...
Diakusisi Bangkok Bank, Bank Permata Perkuat Kinerja
PermataBank Sukses Masuk...
PermataBank Sukses Masuk Jajaran ASEAN Asset Class
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
22 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
30 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved