Wall Street Menguat Setelah Pernyataan The Fed

Kamis, 19 Maret 2015 - 08:55 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Setelah Pernyataan The Fed
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir menguat setelah Federal Reserve (The Fed) sepakat untuk tidak menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

The Fed menjadi lebih berhati-hati memutuskan kapan mulai menaikkan suku bunga, tetapi memangkas proyeksi suku bunga dalam beberapa waktu ke depan dan menurunkan prospek ekonomi Amerika Serikat (AS).

Waktu penaikan suku bunga menjadi fleksibel, meski sebelumnya sempat diperkirakan dilakukan pada Juni tahun ini. Waktu penaikan suku bunga tergantung pada data ekonomi.

Semua sektor di indeks S&P menguat, dengan indeks S&P 500 berakhir 1% mendekati rekor yang dicetak pada awal bulan ini. Saham telah diperdagangkan lebih rendah menjelang pengumuman Fed.

"Ini mengirimkan sinyal yang jelas bahwa The Fed tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga karena memandang ekonomi melambat," kata Kepala Strategi Pasar di Ameriprise Financial David Joy seperti dilansir Reuters, Kamis (19/3/2015).

Saham sektorenergi melonjak karena harga minyak mentah menguat dan USD turun. Sektor energi di indeks S&P (SPNY) menguat 2,9%, diikuti sektor utilitas (SPLRCU) yang naik 2,7%. Sektor utilitas cenderung membaik di kondisi suku bunga rendah.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 227,11 poin atau 1,27% ke 18.076,19; indeks S&P 500 naik 25,14 poin atau 1,21% ke 2.099,42; dan Nasdaq Composite bertambah 45,39 poin atau 0,92% ke 4.982,83.

Volume perdagangan ramai, dengan sekitar 7,9 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, jauh di atas rata-rata sepanjang bulan ini sebanyak 6,6 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved