ADB: AS Tak Akan Biarkan USD Menguat Selamanya

Selasa, 24 Maret 2015 - 13:59 WIB
ADB: AS Tak Akan Biarkan...
ADB: AS Tak Akan Biarkan USD Menguat Selamanya
A A A
JAKARTA - Deputy Country Director Asian Development Bank (ADB) Indonesia Edimon Ginting meyakini bahwa Amerika Serikat (AS) pun tidak akan membiarkan posisi dolar Amerika Serikat (USD) menguat selamanya, terhadap beberapa mata uang negara di dunia.

Dia menjelaskan, saat in posisi transaksi berjalan (current account) negeri Paman Sam tersebut masih defisit. Menurutnya, meski beberapa waktu lalu kondisi current account deficit (CAD) nya sempat mengalami perbaikan, namun belum sepenuhnya berdampak terhadap perekonomian Amerika.

Akibatnya, perekonomian AS masih Belum sepenuhnya dalam kondisi baik. "Di sisi lain, dolar tidak akan menguat selamanya terhadap mata uang dunia," ujarnya di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Edimon mengungkapkan, pemerintahan AS pada akhirnya juga akan memikirkan pertumbuhan ekonominya yang sebagian besar bertumpu pada ekspor. Dengan demikian, dapat dikatakan penguatan USD ini tidak akan berlangsung lama.

"Dia (pemerintahan AS) pada akhirnya juga akan memikirkan pertumbuhan dari Amerika yang sebagian dari ekspornya. Dia enggak akan biarkan USD menguat selamanya," pungkas dia.

Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan kondisi USD terus memperlihatkan penguatan terhadap mata uang dunia. Bahkan, penguatan USD pun membuat kondisi nilai tukar rupiah terus loyo hingga menyentuh angka Rp13.200 per USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
27 menit yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
55 menit yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
1 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
1 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
1 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
3 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved