Alasan Jokowi Naikkan Tunjangan DP Mobil Pejabat

Kamis, 02 April 2015 - 21:29 WIB
Alasan Jokowi Naikkan...
Alasan Jokowi Naikkan Tunjangan DP Mobil Pejabat
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan tunjangan uang muka (down payment/DP) mobil pribadi pejabat negara lantaran tingginya angka inflasi yang membuat harga mobil mahal.

"Waktu itu Rp160 juta pada 2010, tahun ini ada permintaan dari mereka karena inflasi, harga mobil juga sudah berubah hingga ada perbaikan," tuturnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Dia menyebutkan, para pejabat negara yang nantinya menerima kenaikan tunjangan DP mobil adalah lembaga negara selevel DPR, DPD, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Itu memang ada fasilitas uang muka. Usulan awal minta Rp250 juta, tapi kita kaji. Kelihatannya yang jadi itu historinya dan sudah dianggarkan masing-masing lembaga itu tadi," imbuh Bambang.

Menurutnya, penambahan DP untuk mobil para pejabat pemrintahan ini untuk mobil pribadi, bukan mobil dinas. "Ini uang muka bukan untuk mobil dinas, tapi mobil pribadi. Jadi kayak DP beli motor, nah ini DP-nya. Karena yang dapat mobil dinas hanya pimpinannya, nah ini secara umum," jelas Menkeu.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat sensasi dengan menaikkan tunjangan uang muka atau DP mobil untuk pejabat negara hingga 95% dari sebelumnya Rp116 juta menjadi sekitar Rp210 juta.

(Baca: Menkeu Tak Tahu Jokowi Naikkan Tunjangan DP Mobil Pejabat)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara di Sulsel Hingga Juli 2022 Tembus Rp26 Triliun
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Belanja Negara Kuartal...
Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun
Halo Pak Jokowi, Realisasi...
Halo Pak Jokowi, Realisasi Belanja Pemerintah Masih Lelet Lho
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
11 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
12 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved