Masyarakat Protes Jokowi Naikkan DP Mobil Pejabat

Senin, 06 April 2015 - 10:42 WIB
Masyarakat Protes Jokowi...
Masyarakat Protes Jokowi Naikkan DP Mobil Pejabat
A A A
JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali membuat kehebohan dengan menaikkan anggaran tunjangan uang muka (down payment/DP) mobil pejabat negara mendapatkan tentangan berbagai pihak.

Masyarakat banyak menyampaikan protes atas digulirkannya kebijakan tersebut. Muhammad Muyamin, honerer di salah satu instansi pemerintahan mengaku tidak menyetujui kebijakan Jokowi melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2015 tersebut.

Pasalnya, mantan Wali Kota Solo itu menaikkan tunjangan DP mobil para pejabat pemerintahan itu hingga 85%, dari sebelumnya Rp116,65 juta menjadi Rp210,89 juta.

"Ya pasti tidak (setuju), tidak sesuai dengan cita-cita dan harapan yang Jokowi bilang sewaktu kampanye," tuturnya kepada Sindonews di Jakarta, Senin (6/4/2015).

Menurut dia, kebijakan tersebut sangat mencederai kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintah. Terlebih, masyarakat sudah cukup terbebani dengan berbagai kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang baru-baru ini terjadi.

"Sangat mencederai rakyat Indonesia. Harga barang pada naik, tapi kok uang DP mobil pribadi pejabat malah naik," ucap dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh karyawan swasta, A Dinata yang mengaku kecewa dengan keputusan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Menurut dia, Jokowi seharusnya bisa memprioritaskan agenda penting untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, seperti kesehatan dan pendidikan.

"Bukan malah menaikkan anggaran uang muka mobil dinas pejabat negara sebesar 85%. Di banyak tempat, belum semua orang merasakan pendidikan, buktinya banyak anak jalanan di ibu kota yang putus sekolah, terus lansia yang terpaksa hidup dalam pesakitan," jelas dia.

Dengan begitu, menurut dia, anggaran sebesar Rp158 miliar tersebut semestinya bisa dialokasikan ke dua sektor prioritas tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara di Sulsel Hingga Juli 2022 Tembus Rp26 Triliun
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Belanja Negara Kuartal...
Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun
Halo Pak Jokowi, Realisasi...
Halo Pak Jokowi, Realisasi Belanja Pemerintah Masih Lelet Lho
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
3 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved