Jokowi: PLN Tak Akan Sanggup Danai Listrik 35.000 MW
Selasa, 07 April 2015 - 17:45 WIB
Jokowi: PLN Tak Akan Sanggup Danai Listrik 35.000 MW
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan PT PLN (Persero) tidak akan sanggup mendanai proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW). Sebab itu, dia mengizinkan pihak swasta atau independent power procedure (IPP) terjun dalam proyek ambisiusnya tersebut.
"Sekali lagi, kebutuhan listrik kita besar. Kalau dikerjakan sendiri oleh PLN itu berpuluh tahun enggak akan kecapai," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (7/4/2015).
Dia menyebutkan, BUMN sektor kelistrikan tersebut tidak akan memiliki dana spektakuler sebesar Rp1.200 triliun yang akan digunakan untuk proyek listrik 35.000 MW.
"Enggak mungkin sendiri oleh PLN. Yang penting tidak ada defisit listrik di wilayah dan provinsi dan masyarakat menikmati listrik. Syukur dengan harga kompetitif bisa murah. Karena saya tekankan PLN harus efisiensi. Sehingga, subsidi PLN juga disampaikan, kita minus Rp30 triliun untuk tahun ini," ungkap Jokowi.
"Sekali lagi, kebutuhan listrik kita besar. Kalau dikerjakan sendiri oleh PLN itu berpuluh tahun enggak akan kecapai," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (7/4/2015).
Dia menyebutkan, BUMN sektor kelistrikan tersebut tidak akan memiliki dana spektakuler sebesar Rp1.200 triliun yang akan digunakan untuk proyek listrik 35.000 MW.
"Enggak mungkin sendiri oleh PLN. Yang penting tidak ada defisit listrik di wilayah dan provinsi dan masyarakat menikmati listrik. Syukur dengan harga kompetitif bisa murah. Karena saya tekankan PLN harus efisiensi. Sehingga, subsidi PLN juga disampaikan, kita minus Rp30 triliun untuk tahun ini," ungkap Jokowi.
(dmd)
Lihat Juga :