Rusia Akan Kembangkan Kerja Sama Riset Nuklir di RI

Minggu, 19 April 2015 - 17:16 WIB
Rusia Akan Kembangkan...
Rusia Akan Kembangkan Kerja Sama Riset Nuklir di RI
A A A
JAKARTA - Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich mengatakan, World Economic Forum (WEF) 2015 di Indonesia akan meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi antara dua negara.

Adapun sektor-sektor yang akan dikembangkan, antara lain ekspor perikanan, rel kereta, jalan, aluminium, produksi pesawat, dan sumber energi terbarukan, hingga kerja sama riset nuklir untuk ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dia memperkirakan, investasinya akan ditingkatkan menjadi USD100 juta atau sekitar Rp1,3 triliun (kurs Rp13.000/USD) dalam tiga tahun.

"Kami bisa menyediakan produk dengan harga yang lebih kompetitif. Kami punya pengalaman bagus di bidang transportasi, pembangunan dan lainnya," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (19/4/2015).

‎Dvorkovich berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, kerja sama antara kedua negara semakin baik.

"Kami berharap untuk membina hubungan yang lebih baik dengan Indonesia.‎ Pertemuan dengan Jusuf Kalla pun akan mendiskusikan strategi untuk meningkatkan kerja sama," ujarnya.

‎Rusia saat ini, imbuh dia, masih fokus untuk berinvestasi lebih banyak di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

"Kami juga akan banyak berinvestasi ke Indonesia untuk ke depannya dalam pembangunan beberapa sektor," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Di WEF 2026, Dirut BRI...
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Hadiri WEF Davos 2026,...
Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global
Airlangga Tegaskan Komitmen...
Airlangga Tegaskan Komitmen Transisi Energi di Pertemuan World Economic Forum 2022
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved