Bukopin Fokus Penetrasi UKM dan Manufaktur

Senin, 27 April 2015 - 16:44 WIB
Bukopin Fokus Penetrasi...
Bukopin Fokus Penetrasi UKM dan Manufaktur
A A A
SURABAYA - PT Bank Bukopin Cabang Surabaya melakukan penetrasi usaha kecil menengah (UKM), industri dan manufaktur di Surabaya. Tahun ini, Bukopin menargetkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp3,5 triliun.

Target yang ditetapkan bakal terlampaui dengan cepat, sebab triwulan I Bukopin sudah mencapai Rp3,2 triliun. Jadi, masih ada sisa sekitar Rp300 juta untuk memenuhi target sebesar Rp3,5 triliun. Saat ini, Bukopin lebih fokus mendekati UKM, industri dan manufactur. Karena, ketiga segmen ini menjadi pasar potensial dalam pengembangan Bank Bukopin.

"Ketiga bidikan ini (UKM, industri, dan manufaktur) menjadi target utama. Kami yakin bisa berkembang jika fokus pada tiga sektor ini," kata Andi Darmam Pemimpin Cabang Surabaya PT Bank Bukopin Surabaya, Senin (27/4/2015).

Untuk mewujudkan target, pihaknya sengaja mendirikan kantor baru di area Pelabuhan Tanjung Perak, Jalan Perak Barat 199 Surabaya. Dengan begitu, nasabah-nasabah Bukopin bisa mendapatkan pelayanan lebih baik. Hal ini terlihat dengan kondisi kantor lebih nyaman dan sistem layanan lebih cepat.

Di lokasi kantor baru ini, Bukopin menetapkan target tahun ini sebesar Rp250 miliar. Karena, keberadaan kantor di tengah perputaran perekonomian Surabaya, maka target yang ditetapkan bisa terealisasi dengan cepat. "Cabang baru ini saya targetkan sebesar Rp250 miliar. Target ini saya yakin bisa terealisasi dengan cepat," ungkap dia.

Andi menuturkan, target segmen UKM masih sangat potensial, apalagi di area Pelabuhan Tanjung Perak masih banyak industri ekspedisi yang masuk kategori UKM. Dengan kondisi ini, Cabang Perak diharapkan mampu memberikan kontribusi 25% dari pendapatan.

Untuk perusahaan besar, Andi mengaku kalau Bukopin Surabaya tidak diperkenankan mengambilnya. Pasalnya, perusahaan besar sudah masuk radar Bukopin Pusat untuk melakukan kerja sama. "Kita hanya kebagian UKM, kalau corporasi sudah ditangani pusat," terang dia.

Selain Bukopin Perak, saat ini Bukopin juga berancang-ancang membuka cabang baru di area MERR dan Wiyung. Daerah ini diprediksi akan mengalami perkembangan perekonomian cukup menjanjikan dibanding daerah lain. "Jadi nantinya akan ada sepuluh cabang kalau sudah membanghun MERR dan Wiyung," ungkap Andi.

Manager Bisnis Konsumer Kantor Cabang Bukopin Surabaya Bambang Heryawan menambahkan, untuk memenuhi target yang ditetapkan, Bukopin akan membangun gedung untuk kantor. Investasi yang dikeluarkan cukup besar, setiap gedung investasinya mencapai Rp5 miliar.

"Investasi untuk membangun satu gedung sekitar Rp5 miliaran, tetapi semua tergantung lokasinya," kata dia.

Selain UKM, Bukopin juga sedang intens melakukan pendekatan dengan mitra-mitra di daerah seperti KUD se-Jatim. Dengan begitu, target penambahan pelanggan yang ditetapkan akan tercapai dengan cepat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank KB Bukopin Dapat...
Bank KB Bukopin Dapat Kepercayaan dari PT Taspen Menjadi Mitra Layanan Perbankan
Perkuat Sinergi One...
Perkuat Sinergi One KBFG, KB Bukopin Jalin Kerja Sama Co-Location bersama KB Finansia Multi Finance
Nasabah KB Bukopin Antusias...
Nasabah KB Bukopin Antusias Sambut Program Star Festive di Makassar
Semarak Program Star...
Semarak Program Star Community KB Bukopin Lewat Customer Gathering
Pacu Pertumbuhan DPK,...
Pacu Pertumbuhan DPK, Bank KB Bukopin Luncurkan Program D'Star Anniversary Special Rate
KB Bukopin Genjot Terus...
KB Bukopin Genjot Terus Pendapatan dan Selesaikan Kredit Bermasalah di 2023
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
19 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved