Wall Street Terkoreksi Terseret Turunnya Saham Biotek

Selasa, 28 April 2015 - 08:49 WIB
Wall Street Terkoreksi...
Wall Street Terkoreksi Terseret Turunnya Saham Biotek
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir terkoreksi, dipimpin penurunan saham sektor bioteknologi.

Sektor biotek di indeks Nasdaq (NBI) tenggelam 4,1%, penurunan persentase terbesar harian sejak 25 Maret 2015. Sedangkan sektor ini di indeks S&P (SPXHC) turun 1,8% dan menjadi hambatan terbesar di indeks S&P 500.

Saham Amgen (AMGN.O) memimpin penurunan di indeks S&P 500, anjlok 3,3% menjadi USD162,38 setelah regulator Amerika Serikat (AS) menyatakan imunoterapi kanker kulit Amgen tidak dapat dipertimbangkan untuk dikaji secepatnya saat ini.

Saham Celladon Corp (CLDN.O) merosot 80,7% menjadi USD2,64 karena perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pemangkasa biaya setelah perusahaan gagal melakukkan eksperimen terapi gen untuk mengobati gagal jantung pada percobaan kunci.

Perusahaan kesehatan telah mencatatkan kinerja terbaik sepanjang 2015, membantu mendorong indeks saham utama mencetak rekor. Sektor biotek pada pekan lalu mendorong indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Manajer Portofolio di LifeSci Partners Paul Yook mengatakan, sektor ini sedang terseret oleh laporan dari mahalnya harga obat serta mengecewakannya berita dari Celladon dan Amgen.

"Harga obat telah menjadi perhatian nyata bagi investor," kata dia seperti dilansir dari Reuters, Selasa (298/4/2015).

Sektor bioteknologi indeks Nasdaq sempat jatuh ke wilayah negatif tahun lalu menyusul aksi jual pada saham Gilead (GILD.O) dan kekhawatiran tentang valuasi. Namun para analis mengatakan untuk saat ini mereka tidak melihat aksi jual sebagai awal dari penurunan lebih besar. Sektor biotek di indeks Nasdaq naik lebih dari 50% sejak April 2014.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 42,17 poin atau 0,23% ke 18.037,97; indeks S&P 500 kehilangan 8,77 poin atau 0,41% ke 2.108,92 dan Nasdaq Composite turun 31,84 poin atau 0,63% ke 5.060,25.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
13 menit yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
1 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
2 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved