Dow dan S&P Berakhir Menguat, Nasdaq Melemah
Rabu, 29 April 2015 - 08:46 WIB
Dow dan S&P Berakhir Menguat, Nasdaq Melemah
A
A
A
NEW YORK - Indeks Dow dan S&P 500 mengakhiri menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat didorong kuatnya laba Merck dan IBM, sedangkan Nasdaq melemah terseret saham Apple.
Menambah volatilitas sebelum penutupan, saham Twitter anjlok 24% setelah melaporkan kinerja pada awal perdagangan. Saham Twitter ditutup turun 18,2% menjadi USD42,27.
Sementara saham IBM naik 1,9% menjadi USD173,92, memberikan dorongan terbesar di indeks Dow. Perusahaan menaikkan dividen kuartalan sebesar 18%, kenaikan terbesar dalam lima tahun terakhir. Akibatnya, saham ditutup di atas harga rata-rata 200 hari.
Adapun saham Apel bergejolak sehari setelah merilis kinerja. Saham mencapai rekor tinggi pada awal perdagangan, namun berakhir turun 1,65 menjadi USD130,56, dan membebani indeks Nasdaq.
"Masih ada dorongan berfluktuasi lebih lanjut, bahkan dengan data baik dari Merck dan perusahaan lain. Saya pikir, orang berharap ada ledakan pada kinerja kuartalan," kata Managing Director Perdagangan Saham di Wedbush Securities Michael James seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/4/2015).
Saham Merck melonjak 5%, persentase kenaikan terbesar sejak Januari 2014 setelah melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 72,17 poin atau 0,4% ke 18.110,14; indeks S&P 500 menguat 5,84 poin atau 0,28% ke 2.114,76; sedangkan Nasdaq Composite turun 4,82 poin atau 0,1% ke 5.055,42.
Sekitar 6,6 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat (AS), di atas rata-rata harian bulanan sebanyak 6,3 miliar lembar saham.
Menambah volatilitas sebelum penutupan, saham Twitter anjlok 24% setelah melaporkan kinerja pada awal perdagangan. Saham Twitter ditutup turun 18,2% menjadi USD42,27.
Sementara saham IBM naik 1,9% menjadi USD173,92, memberikan dorongan terbesar di indeks Dow. Perusahaan menaikkan dividen kuartalan sebesar 18%, kenaikan terbesar dalam lima tahun terakhir. Akibatnya, saham ditutup di atas harga rata-rata 200 hari.
Adapun saham Apel bergejolak sehari setelah merilis kinerja. Saham mencapai rekor tinggi pada awal perdagangan, namun berakhir turun 1,65 menjadi USD130,56, dan membebani indeks Nasdaq.
"Masih ada dorongan berfluktuasi lebih lanjut, bahkan dengan data baik dari Merck dan perusahaan lain. Saya pikir, orang berharap ada ledakan pada kinerja kuartalan," kata Managing Director Perdagangan Saham di Wedbush Securities Michael James seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/4/2015).
Saham Merck melonjak 5%, persentase kenaikan terbesar sejak Januari 2014 setelah melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 72,17 poin atau 0,4% ke 18.110,14; indeks S&P 500 menguat 5,84 poin atau 0,28% ke 2.114,76; sedangkan Nasdaq Composite turun 4,82 poin atau 0,1% ke 5.055,42.
Sekitar 6,6 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat (AS), di atas rata-rata harian bulanan sebanyak 6,3 miliar lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :