Wall Street Melemah Tertekan Saham Teknologi
Jum'at, 01 Mei 2015 - 10:31 WIB
Wall Street Melemah Tertekan Saham Teknologi
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat karena dipicu mengecewakannya kinerja saham sektor teknologi dan biotek.
Hal itu ditambah ketidakpastian tentang prospek suku bunga setelah data menunjukkan ekonomi Amerika Serikat (AS) melambat pada kuartal I, di mana Federal Reserve menunjuk menurunnya pasar tenaga kerja dan data lain ekonomi.
Meski menurun, namun tiga indeks utama di Wall Street membukukan kenaikan sedikit sepanjang April.
Indeks Nasdaq turun 3,1% terimbas saham biotek. Saham Celgene anjlok 4,5% setelah melaporkan pendapatan kuartalan lebih rendah dari perkiraan. Penurunan ini menandai hari kelima koreksi di sektor bioteknologi, yang merosot 8,1% selama sepekan ini.
Sektor teknologi di indeks S&P turun 1,6% dan menjadi kinerja terburuk sektor tersebut, sementara saham berkapitalisasi kecil juga melemah. Indeks Russell 2000 turun 2,2%. Sementara saham Apple turun 2,7% menjadi USD125,15, merupakan hambatan terbesar pada tiga indeks utama.
"Sektor biotek dan teknologi sebelumnya memimpin, tapi sekarang berbalik," kata Kepala Ekonom Pasar di Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir dari Reuters, Jumat (1/5/2015).
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 195,01 poin atau 1,08% ke 17.840,52; indeks S&P 500 kehilangan 21,34 poin atau 1,01% ke 2.085,51; dan Nasdaq Composite turun 82,22 poin atau 1,64% ke 4.941,42.
Sekitar 8,5 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, meningkat dibandingkan dengan rata-rata harian bulanan sebanyak 6,3 miliar lembar saham.
Hal itu ditambah ketidakpastian tentang prospek suku bunga setelah data menunjukkan ekonomi Amerika Serikat (AS) melambat pada kuartal I, di mana Federal Reserve menunjuk menurunnya pasar tenaga kerja dan data lain ekonomi.
Meski menurun, namun tiga indeks utama di Wall Street membukukan kenaikan sedikit sepanjang April.
Indeks Nasdaq turun 3,1% terimbas saham biotek. Saham Celgene anjlok 4,5% setelah melaporkan pendapatan kuartalan lebih rendah dari perkiraan. Penurunan ini menandai hari kelima koreksi di sektor bioteknologi, yang merosot 8,1% selama sepekan ini.
Sektor teknologi di indeks S&P turun 1,6% dan menjadi kinerja terburuk sektor tersebut, sementara saham berkapitalisasi kecil juga melemah. Indeks Russell 2000 turun 2,2%. Sementara saham Apple turun 2,7% menjadi USD125,15, merupakan hambatan terbesar pada tiga indeks utama.
"Sektor biotek dan teknologi sebelumnya memimpin, tapi sekarang berbalik," kata Kepala Ekonom Pasar di Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir dari Reuters, Jumat (1/5/2015).
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 195,01 poin atau 1,08% ke 17.840,52; indeks S&P 500 kehilangan 21,34 poin atau 1,01% ke 2.085,51; dan Nasdaq Composite turun 82,22 poin atau 1,64% ke 4.941,42.
Sekitar 8,5 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, meningkat dibandingkan dengan rata-rata harian bulanan sebanyak 6,3 miliar lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :