Roadmap Pasar Modal Syariah hingga 2019

Selasa, 05 Mei 2015 - 21:17 WIB
Roadmap Pasar Modal...
Roadmap Pasar Modal Syariah hingga 2019
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini meluncurkan roadmap pasar modal syariah dari 2015 hingga 2019. Roadmap tersebut berisi lima arah pengembangan pasar.

Kepala Eksekutif Bidang Pengawasan Pasar Modal OJK, Nurhaida mengemukakan, roadmap yang dibuatnya memiliki strategi pengembangan terencana, komprehensif, dan terukur. Strategi pencapaian pertumbuhan pasar modal syariah yang tertuang dalam roadmap ini memiliki lima arah penguatan pasar.

"Pertama, penguatan pengaturan atas produk, lembaga dan profesi terkait pasar modal syariah," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Arah pengembangan yang pertama akan memperkuat kerangka hukum dalam penerbitan dan transaksi efek syariah. Selain itu, memperkuat pelaku pasar, lembaga dan profesi terkait pasar modal syariah.

"Arah pengembangan ini juga akan mengupayakan pemberian insentif untuk produk-produk syariah. Kami berharap manajer-manajer investasi bisa lebih banyak menerbitkan reksa dana syariah," terang Nurhaida.

Kedua, lanjut Nurhaida, terkait dengan peningkatan supply dan demand produk pasar modal syariah. Arah pengembangan ini diimplementasikan melalui kajian pengembangan produk syariah di pasar modal.

Peningkatan supply dan demand ini juga akan mendorong penerbitan efek syariah, memperluas basis investor dan pengembangan infrastruktur penunjang pasar modal syariah.

"Ketiga, roadmap mengarah pada upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi (IT) di pasar modal syariah. Arah pengembangan ini mengimplementasikan peningkatan kuantitas dan kualitas SDM, serta infrastruktur IT.

Keempat, roadmap pasar modal syariah akan mendorong intensitas promosi dan edukasi pasar modal syariah. Promosi, sosialisasi dan edukasi pasar modal syariah kepada masyarakat juga melibatkan lembaga-lembaga terkait, serta perlu juga promosi ke internasional.

"Arah pengembangan pasar modal syariah yang kelima adalah koordinasi dengan pemerintah dan regulator untuk menciptakan sinergi kebijakan. Ini diimplementasikan dengan beberapa kementerian, Bappenas, Dewan Syariah Nasional, Self Regulatory Organization dan lembaga terkait lain," pungkas Nurhaida.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
I-Hajj Syariah Fund...
I-Hajj Syariah Fund IIM Catatkan Return Kumulatif 439,38%
Saksikan Webinar Live...
Saksikan Webinar Live Demo: Sharia Fundamental Analysis Bersama MNC Sekuritas!
Total Aset Keuangan...
Total Aset Keuangan Syariah Mencapai Rp1.862,77 Triliun
Yuk Bahas Investasi...
Yuk Bahas Investasi Saham Syariah di IG Live MNC Sekuritas Bedah Saham Syariah!
Gratis, Ayo Belajar...
Gratis, Ayo Belajar di Webinar MNC Sekuritas Cara Seleksi Saham Syariah!
Bingung Cara Analisis...
Bingung Cara Analisis Saham Syariah? Ikuti Webinar Live Demo: Sharia Technical Analysis bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved