Respons Penutupan Seluruh Layanan JD.Id, Presiden Buruh: Resesi Ekonomi Tak Bisa Dihindari
Senin, 30 Januari 2023 - 17:53 WIB
Lebih lanjut, Said Iqbal berpendapat, bahwa dampak fenomena pelemahan ekonomi global ini bakal paling terasa di sektor ekonomi digital. Sebab perusahaan digital dan teknologi ini masih membutuhkan modal yang cukup besar untuk menjalankan operasionalnya.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab JD.ID Tutup di Indonesia Selamanya
Di sisi lain investor juga mulai merealisasikan keuntungan dari modal yang ditanam sebelumnya. Karena perusahaan digital seperti diketahui juga cukup ramai saat pandemi covid 19, namun saat ini pembatasan mobilitas juga dicabut sering dari pengumuman pemerintah.
"Fenomena (JD.Id) ini jangan kaget bakal meluas ke platform e-commerce lainya, mungkin bisa seperti bli-bli, Tokped, Grab, atau lainnya, kemungkinan itu pasti ada. Resesi global bakal berdampak pada sektor ekonomi digital," sambung Said Iqbal.
Oleh karenanya, hal ini bakal berdampak pada keputusan PHK dan meningkatkan pengangguran baru. Said Iqbal meminta Pemerintah diminta untuk bisa mencermati fenomena-fenomena yang terjadi dalam industri digital. Karena diketahui juga bahwa sebelumnya juga beberapa perusahaan startup Indonesia mengalami PHK lebih dulu.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab JD.ID Tutup di Indonesia Selamanya
Di sisi lain investor juga mulai merealisasikan keuntungan dari modal yang ditanam sebelumnya. Karena perusahaan digital seperti diketahui juga cukup ramai saat pandemi covid 19, namun saat ini pembatasan mobilitas juga dicabut sering dari pengumuman pemerintah.
"Fenomena (JD.Id) ini jangan kaget bakal meluas ke platform e-commerce lainya, mungkin bisa seperti bli-bli, Tokped, Grab, atau lainnya, kemungkinan itu pasti ada. Resesi global bakal berdampak pada sektor ekonomi digital," sambung Said Iqbal.
Oleh karenanya, hal ini bakal berdampak pada keputusan PHK dan meningkatkan pengangguran baru. Said Iqbal meminta Pemerintah diminta untuk bisa mencermati fenomena-fenomena yang terjadi dalam industri digital. Karena diketahui juga bahwa sebelumnya juga beberapa perusahaan startup Indonesia mengalami PHK lebih dulu.
Lihat Juga :