Ajukan Dana Talangan Rp8,5 Triliun, Garuda Indonesia Ingin Berbentuk Obligasi

Selasa, 14 Juli 2020 - 22:49 WIB
Irfan menyebut MCB yang diajukan ditargetkan paling lambat bisa diterbitkan pada Desember tahun ini, hal itu bila disetujui pemerintah. Sementara dana akan dikembalikan pada 2023 mendatang. Cepatnya penyaluran dana talangan penting untuk menjaga kelangsungan bisnis perseroan di tengah pandemi Covid-19.

(Baca Juga: Cegah Monopoli Lion Air, Erick Pastikan Garuda Indonesia Tidak Akan Ditutup )

"Dana talangan kita harapkan cair tahun ini. Mengingat Garuda membutuhkan dana likuiditas sebesar Rp8,5 triliun untuk menjaga operasional perusahaan. Hal itu karena okupansi pun masih rendah akibat virus ini," ujarnya.

Lebih lanjut Irfan menyebut dana talangan yang dibutuhkan maskapai penerbangan nasional sebenarnya mencapai Rp9,5 triliun. Namun demikian, kata dia, angka Rp8,5 triliun sudah cukup karena sisa Rp1 triliunnya sudah dipenuhi dari fasilitas pinjaman program ekspor khusus Rp1 triliun dan sedang diproses Kemenkeu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!