Setelah Catat Surplus, Waspadai Neraca Dagang di Semester II

Rabu, 15 Juli 2020 - 19:04 WIB
"Antara angka kenaikan impor bahan baku, barang modal dengan kinerja ekspor non-migas masih terdapat gap. Ekspor non-migas tercatat naik 15,7% lebih rendah dari kenaikan impor bahan baku," katanya.

Kata dia, proyeksi hingga akhir tahun diperkirakan recovery kinerja ekspor berjalan lambat. Indikasinya adalah negara-negara tujuan ekspor utama melakukan pembatasan kembali aktivitas ekonominya, setelah terjadi kenaikan kasus Covid-19.

"Ini kembali mengganggu arus logistik dan permintaan secara agregat," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!