Hilirisasi dan Penguatan Pasar Domestik Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global

Selasa, 14 Februari 2023 - 16:30 WIB
"BPJamsostek berperan dalam membantu mempertahankan kondisi ekonomi mereka dan kemampuan bertahan di pasar kerja, melalui perlindungan jaminan sosial dan peningkatan kesejahteraan pekerja. Sejalan dengan fokus utama coverage kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) di tahun 2023," ungkapnya.

Baca Juga: Kepercayaan Investor Membaik, Pemerintah Jaga Momentum Kestabilan Ekonomi

Adapun program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJamsostek meliputi Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan yang terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Hingga saat ini, ada 35,8 juta peserta aktif yang telah dilindungi BPJamsostek.

Senada, meskipun dihadapkan pada banyak tantangan, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman menilai, ada peluang yang bisa diambil untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Misalnya pengembangan proyek investasi dimana kemajuan proyek strategis nasional serta pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menarik investasi bisnis.

Lalu, kehadiran UU P2SK diyakini akan lebih memberikan kepastian hukum dan mempersiapkan industri keuangan untuk Global BestPractice dan teknologi di masa depan. "Aktivitas belanja partai politik jelang pemilihan presidenberpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi domestik," ujar Iman.

Di BEI sendiri, untuk menghalau berbagai tantangan global, pihaknya menjalin sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung Perusahaan Tercatat untuk menerapkan GCG yang unggul. "GCG yang baik merupakan salah satu kunci keberlanjutan perusahaan. BEI telah menjadipendukung utama implementasi GCG oleh stakeholders," ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!