Berharta Puluhan Miliar, Intip Jumlah Kekayaan 10 Pejabat Eselon I Kemenkeu

Senin, 27 Februari 2023 - 21:09 WIB
Di akhir 2021, setelah resmi menjabat Dirjen Anggaran, hartanya ngembang Rp6 miliar menjadi Rp25,43 miliar.

4. Dirjen Kekayaan Negara, Rionald Silaban

Posisi yang dijabat Rionald sebagai Dirjen Kekayaan Negara (KN) membuat Rionald sering disebut Sri Mulyani sebagai 'orang terkaya se-RI'. Dia menggantikan Isa Rachmatarwata menjadi Dirjen KN dan resmi dilantik Maret 2021.

Saat dia masih menjabat sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (BPPK) pada 2019, harta kekayaannya tercatat sebesar Rp34,6 miliar.

Pada 2020, hartanya meningkat hingga Rp9,72 miliar menjadi Rp44,32 miliar. Setelah menjabat sebagai Dirjen KN, kekayaan Rionald melonjak Rp8,9 miliar menjadi Rp53,33 miliar per 31 Desember 2021.

5. Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Heru Pambudi

Heru menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu untuk menggantikan Hadiyanto yang diangkat menjadi Dirjen Perbendaharaan Negara pada Maret 2021.

Sebelumnya, pada 2019 saat masih menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai, kekayaan Heru tercatat mencapai Rp13,65 miliar. Kemudian pada 2020, hartanya meningkat Rp2 miliar menjadi Rp16,29 miliar. Pada 31 Desember 2021, setelah menjabat sebagai Sekjen, kekayaan Heru bertambah menjadi Rp20,74 miliar.

6. Dirjen Perbendaharaan Negara, Astera Primantho Bhakti

Astera menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan sejak 2018, sebelum akhirnya dilantik menjadi Dirjen Perbendaharaan Negara pada 2022.

Pada tahun 2019, total kekayaan Astera mencapai Rp12,72 miliar, dan mengalami kenaikan sekitar Rp2,9 miliar menjadi Rp15,67 miliar. Angka ini mengalami kenaikan lagi per 31 Desember 2021 menjadi Rp17,25 miliar.

Baca juga: Tak Hanya Bubarkan Klub Moge, Menkeu Minta Dirjen Pajak Beberkan Harta Kekayaan ke Publik

7. Dirjen Perimbangan Keuangan, Luky Alfirman

Luky menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan menggantikan Astera yang dilantik menjadi Dirjen Perbendaharaan Negara pada November 2022.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) sejak tahun 2017.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!