Besok! Luhut Kumpulkan Para Menteri Bahas Polemik Impor Kereta Bekas dari Jepang
Kamis, 02 Maret 2023 - 22:23 WIB
Rencana impor kereta rel listrik atau KRL bekas dari Jepang menuai polemik. Ilustrasi foto/MPI/Arif Julianto
JAKARTA - Rencana impor kereta rel listrik atau KRL bekas dari Jepang menjadi perbincangan hangat dan menuai polemik. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, besok pihaknya bersama sejumlah menteri terkait akan membahas persoalan ini bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Besok kita rapatkan, semua (Dilibatkan), nanti diundang oleh Menko Marves," kata Menperin di kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Menurut dia, dalam rapat besok di Kemenko Marves akan ada penyelesaian polemik impor kereta bekas dari Jepang. "Iya nanti (besok) sudah diagendakan kita selesaikan, pasti ada solusi. Tidak bisa kira-kira kalau keputusan," tukasnya.
Terkait alasan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menolak impor kereta bekas, Agus enggan menjelaskannya. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya bertugas untuk mendorong industri dalam negeri.
"Tugas kita mendorong industri dalam negeri. Pengamat kita dengar, semua kita dengar, industri dalam negerinya kita dengar, semuanya kita dengar," tandasnya.
Baca juga: KCI Sebut TKDN Impor Kereta Bekas dari Jepang Bisa Capai 40%
"Besok kita rapatkan, semua (Dilibatkan), nanti diundang oleh Menko Marves," kata Menperin di kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Menurut dia, dalam rapat besok di Kemenko Marves akan ada penyelesaian polemik impor kereta bekas dari Jepang. "Iya nanti (besok) sudah diagendakan kita selesaikan, pasti ada solusi. Tidak bisa kira-kira kalau keputusan," tukasnya.
Terkait alasan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menolak impor kereta bekas, Agus enggan menjelaskannya. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya bertugas untuk mendorong industri dalam negeri.
"Tugas kita mendorong industri dalam negeri. Pengamat kita dengar, semua kita dengar, industri dalam negerinya kita dengar, semuanya kita dengar," tandasnya.
Baca juga: KCI Sebut TKDN Impor Kereta Bekas dari Jepang Bisa Capai 40%
Lihat Juga :