Wall Street Dibuka Ambruk Setelah Silicon Valley Bank Dikabarkan Bangkrut

Senin, 13 Maret 2023 - 23:09 WIB
Kecemasan investor tercermin dari kinerja saham-saham bank Wall Street yang melemah bahkan sejak perdagangan pra-pembukaan (pre-market), antara lain JPMorgan Chase & Co (JPM.N), Morgan Stanley (MS.N) dan Bank of America (BAC.N) turun antara 2,8% dan 6,3%.

Adapun indeks perbankan regional KBW turun 11,2%, sedangkan indeks bank S&P 500 (.SPXBK) turun 7,7%. Akhir pekan lalu, regulator setempat turun tangan untuk memulihkan kepercayaan investor, dengan mengatakan para deposan SVB dapat mengakses dana mereka secepatnya.

"Satu-satunya hal positif untuk pasar adalah ini bisa memperlambat kenaikan suku bunga karena The Fed tentu menghindari krisis yang lebih besar di sektor keuangan," kata Partner Cherry Lane Investments, Rick Meckler, dilansir Reuters, Senin (13/3/2023).

Baca Juga: Kesehatan Bank di Amerika Bikin Investor Ketar-ketir, Wall Street Ditutup Ambles

Sejauh ini pelaku pasar memproyeksikan ada peluang sebesar 50% bahwa The Fed akan mengerek suku bunga acuan mereka pada pertemuan minggu depan. Ke depan, pasar juga tengah menantikan data inflasi sebagai salah satu indikator utama makroekonomi Paman Sam.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!