Pengamat: Kampanye Naik Pesawat Aman Harus Didengungkan berbagai Pihak

Senin, 20 Juli 2020 - 10:40 WIB
Untuk bisa terus meningkatkan persentase 42% ini, harus ada obat yang mujarab dari pemerintah. Satu di antaranya membuat kepercayaan masyarakat kembali pulih untuk terbang kembali. Pasalnya, selama ini beredar kabar bahwa Covid-19 lebih banyak ditularkan antarpenumpang pesawat. Bahkan mereka yang datang dari luar negeri sebelumnya langsung dikarantina. Apakah hal ini masih berlangsung? Tentu harus ada informasi yang jelas dari pemerintah.

Kampanye naik pesawat aman harus terus didengungkan oleh berbagai pihak terkait. Jangan sampai stigma naik pesawat bisa tertular Covid-19 ada di benak masyarakat.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, dunia penerbangan di tengah Covid-19 harus menyatukan semua ekosistem untuk bersama-sama menyatakan rasa aman bertransportasi udara.

Menurut dia, di tengah pandemi Covid-19 kunci utama ada pada kedisiplinan. Meski begitu, disiplin saja belum cukup, tapi juga harus didukung sosialisasi melalui integrasi sistem penerbangan dalam mendukung rasa aman bertransportasi udara.

“Stigma negatif dari naik pesawat hingga berada di bandar udara harus dihilangkan sejak sekarang selama kita disiplin menjalakan protokol kesehatan. Di sisi lain, semua ekosistem informasi juga harus mendukung,” ungkapnya. (Baca juga: Mengenal Sukhoi Su-35, Pesawat Tempur Rusia yang Akan Dibeli Indonesia)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!