Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp12,6 Triliun di Kuartal I 2023, Tumbuh 25,2 Persen
Selasa, 18 April 2023 - 13:42 WIB
Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi pada kuartal I 2023 Rp12,6 triliun, tumbuh 25,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Foto/Dok
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih konsolidasi pada kuartal I 2023 Rp12,6 triliun, tumbuh 25,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyampaikan, pertumbuhan laba merupakan hasil dari strategi dan fokus pada pendekatan ekosistem bisnis baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan.
Hasilnya, total aset Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sampai dengan akhir Maret 2023 berhasil tumbuh 10,04% secara year on year (YoY) mencapai Rp1.908 triliun. Hal itu ditopang oleh pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai sebesar 12,36% YoY secara konsolidasi menjadi Rp1.205 triliun.
Darmawan menilai, peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari semakin membaiknya fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Baca Juga: Tumbuh 10,72%, Bank Mandiri Catat Penyaluran Kredit Rp920,03 Triliun
“Melalui pencapaian fungsi intermediasi ini, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia,” ujar Darmawan di Jakarta, Selasa (18/4/2023).
Hasilnya, total aset Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sampai dengan akhir Maret 2023 berhasil tumbuh 10,04% secara year on year (YoY) mencapai Rp1.908 triliun. Hal itu ditopang oleh pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai sebesar 12,36% YoY secara konsolidasi menjadi Rp1.205 triliun.
Darmawan menilai, peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari semakin membaiknya fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Baca Juga: Tumbuh 10,72%, Bank Mandiri Catat Penyaluran Kredit Rp920,03 Triliun
“Melalui pencapaian fungsi intermediasi ini, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia,” ujar Darmawan di Jakarta, Selasa (18/4/2023).
Lihat Juga :