Sabet Opini WTP, Menaker Ingin 'Angin' Prestasi Kian Dihembuskan
Selasa, 21 Juli 2020 - 07:25 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) tahun 2019 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP dari BPK RI tersebut merupakan capaian Kemenaker keempat kali secara beruntun sejak tahun 2016.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2020 ini Menaker Ida Fauziyah hanya menyaksikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) hasil audit BPK RI Tahun 2019 melalui video conference, di kediamannya di Komplek Liga Mas Indah, Jakarta, Senin (20/7/2020).
Predikat WTP kepada pemerintah pusat setelah mempertahankan opini WTP sejak 2016-2019, ditandai dengan penyerahan satu paket buku LHP tahun 2019 oleh Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna kepada Presiden Joko Widodo. Penyerahan paket buku LHP tersebut disaksikan oleh Wapres KH Ma'ruf Amin, dan sejumlah menteri seperti, Menko Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno dan Menseskab Pramono Anung.
Usai menyaksikan melalui video conference, Ida memberikan apresiasi kepada seluruh seluruh jajaran pegawai Kemenaker atas hasil audit BPK secara quattrick.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2020 ini Menaker Ida Fauziyah hanya menyaksikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) hasil audit BPK RI Tahun 2019 melalui video conference, di kediamannya di Komplek Liga Mas Indah, Jakarta, Senin (20/7/2020).
Predikat WTP kepada pemerintah pusat setelah mempertahankan opini WTP sejak 2016-2019, ditandai dengan penyerahan satu paket buku LHP tahun 2019 oleh Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna kepada Presiden Joko Widodo. Penyerahan paket buku LHP tersebut disaksikan oleh Wapres KH Ma'ruf Amin, dan sejumlah menteri seperti, Menko Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno dan Menseskab Pramono Anung.
Usai menyaksikan melalui video conference, Ida memberikan apresiasi kepada seluruh seluruh jajaran pegawai Kemenaker atas hasil audit BPK secara quattrick.
Lihat Juga :