Profil Fetty Kwartati, Dirut Sarinah Baru yang Bantah Pernah Melarang Karyawannya Berjilbab
Senin, 15 Mei 2023 - 19:29 WIB
Fetty Kwartati yang merupakan Direktur Utama PT Sarinah mencuri perhatian belum lama ini setelah dituding memberlakukan aturan yang melarang karyawannya berjilbab. Foto/Dok
JAKARTA - Fetty Kwartati yang merupakan Direktur Utama PT Sarinah mencuri perhatian belum lama ini setelah dituding memberlakukan aturan yang melarang karyawannya berjilbab. Munculnya isu tentang larangan hijab ini awalnya diserukan oleh Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade saat rapat kerja bersama Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo.
Baca Juga: Dirut Sarinah Buka Suara Soal Isu Larangan Pegawai Berhijab
Alhasil Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia meminta Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker untuk mengusut tentang kebenaran laporan itu. Tudingan terkait aturan yang tidak memperbolehkan karyawan di PT Sarinah berjilbab ini langsung ditepis oleh Fetty Kwartati yang menegaskan bahwa perusahaan plat merah yang dipimpinnya tidak pernah membuat aturan tentang pelarangan jilbab tersebut.
Baca Juga: Menggalau di Skydeck Sarinah
Berita yang sedang hangat ini membuat warganet penasaran akan sosok Fetty Kwartati. Lantaran dialah sosok yang paling disorot dalam kasus ini.
Baca Juga: Dirut Sarinah Buka Suara Soal Isu Larangan Pegawai Berhijab
Alhasil Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia meminta Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker untuk mengusut tentang kebenaran laporan itu. Tudingan terkait aturan yang tidak memperbolehkan karyawan di PT Sarinah berjilbab ini langsung ditepis oleh Fetty Kwartati yang menegaskan bahwa perusahaan plat merah yang dipimpinnya tidak pernah membuat aturan tentang pelarangan jilbab tersebut.
Baca Juga: Menggalau di Skydeck Sarinah
Berita yang sedang hangat ini membuat warganet penasaran akan sosok Fetty Kwartati. Lantaran dialah sosok yang paling disorot dalam kasus ini.
Profil Fetty Kwartati
Menurut laman Linkedin pribadinya, Fetty Kwartati merupakan alumni dari Universitas Tarumanegara. Dia lulus pada tahun 1990 dengan gelar Sarjana Ekonomi.Lihat Juga :