Inflasi Jepang Kembali Meningkat, Beri Tekanan ke Bank Sentral

Jum'at, 19 Mei 2023 - 14:54 WIB
Sementara, Gubernur BOJ baru Kazuo Ueda telah memberikan isyarat bahwa saat target inflasi terlihat, pihaknya akan menyesuaikan kebijakan termasuk program pengendalian kurva imbal hasil. Makanan olahan terus mendorong inflasi secara keseluruhan dengan peningkatan 2%. Harga makanan naik 9% dibandingkan tahun sebelumnya, lompatan terbesar sejak 1976.

Baca Juga: Fenomena Foehn Bikin Jepang Membara Diselimuti Suhu Panas

Selanjutnya, biaya layanan naik 1,7%, kenaikan terbesar sejak 1995 tidak termasuk dampak kenaikan pajak penjualan. Harga tidak termasuk dampak dari energi dan makanan segar, ukuran tren inflasi yang lebih dalam, juga melaju ke laju tercepat sejak 1981.

Teiloku Databank melaporkan, kenaikan harga pangan juga tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Sekitar 5.600 item makanan diperkirakan akan naik harganya mulai Juni dan seterusnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!