Harga Minyak Dunia Jatuh Terbebani Kejutan Lonjakan Stok AS

Kamis, 23 Juli 2020 - 10:00 WIB
Persediaan minyak mentah meningkat 4.900.000 barel dalam seminggu dimana hingga 17 Juli menjadi 536.600.000 barel. Hal ini melebihi ekspektasi sebuah jajak pendapat di Reuters untuk kejatuhan 2.100.000-barel. Produksi naik menjadi 11.100.000 barel per hari, atau bertambah sebesar 100.000 barel per hari.

(Baca Juga: Krisis Ekonomi Bukan Hal Baru Bagi Indonesia, Stafsus Menteri BUMN: Sudah Pernah )

Amerika Serikat melaporkan lebih dari 1.000 kematian dari COVID-19 pada hari Selasa, menurut sebuah Reuters Tally, hal ini menjadi pertama kalinya sejak 10 Juni. Presiden Donald Trump mengatakan, wabah mungkin akan memburuk sebelum membaik, pergeseran dari penekanan yang sebelumnya kuat pada pembukaan kembali perekonomian.

Konflik antara Washington dan Beijing juga menempatkan tekanan lebih lanjut terhadap pergerakan harga minyak. Amerika Serikat memberikan waktu bagi China selama 72 jam untuk menutup Konsulat di Houston di tengah tuduhan memata-matai, untuk menandai kemunduran dramatis dalam hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!