Gapki Sebut Kebijakan Baru Uni Eropa Bakal Keringkan Ekspor Minyak Sawit
Rabu, 14 Juni 2023 - 17:43 WIB
"Sebelum EUDR diterbitkan, kita memang melihat sejak 2017 itu ekspor sawit Indonesia ke Eropa mengalami penurunan yang signifikan. Kita pernah mencapai total 5,5 juta ton, tapi sekarang ini hanya 3,75 juta ton tahun 2022," sambungnya.
Di samping itu, menurutnya kebutuhan minyak nabati Uni Eropa setiap tahun mengalami pertumbuhan sebesar 4,3%. Sehingga menurut Fadhil adanya kebijakan EUDR ini memang sengaja untuk membatasi produk sawit agar minyak biji bunga matahari yang mereka produksi sendiri bisa menguasai pasar Uni Eropa.
"Jadi yang terjadi di EU adalah adanya pergeseran. Mereka sebelumnya banyak menggunakan sawit, tetapi kemudian karena sawit ini dihambat, akhirnya mereka begeser ke minyak nabati lainnya yang diproduksi oleh mereka sendiri, seperti minyak bunga matahari, rapeseed, dan soybean (kedelai), jadi ada pergeseran itu," pungkasnya.
Baca juga: Ayah Bunuh Anak Kandung di Depok Dituntut Hukuman Mati
Sekedar informasi tambahan, kebijakan EUDR tersebut mengatur spesifik beberapa komoditas yang dilarang berjualan di pasar Eropa karena dinilai memiliki kontribusi terhadap pembabatan hutan. Komoditas tersebut seperti CPO, kopi, kakau, karet, furniture, dan sapi.
Di samping itu, menurutnya kebutuhan minyak nabati Uni Eropa setiap tahun mengalami pertumbuhan sebesar 4,3%. Sehingga menurut Fadhil adanya kebijakan EUDR ini memang sengaja untuk membatasi produk sawit agar minyak biji bunga matahari yang mereka produksi sendiri bisa menguasai pasar Uni Eropa.
"Jadi yang terjadi di EU adalah adanya pergeseran. Mereka sebelumnya banyak menggunakan sawit, tetapi kemudian karena sawit ini dihambat, akhirnya mereka begeser ke minyak nabati lainnya yang diproduksi oleh mereka sendiri, seperti minyak bunga matahari, rapeseed, dan soybean (kedelai), jadi ada pergeseran itu," pungkasnya.
Baca juga: Ayah Bunuh Anak Kandung di Depok Dituntut Hukuman Mati
Sekedar informasi tambahan, kebijakan EUDR tersebut mengatur spesifik beberapa komoditas yang dilarang berjualan di pasar Eropa karena dinilai memiliki kontribusi terhadap pembabatan hutan. Komoditas tersebut seperti CPO, kopi, kakau, karet, furniture, dan sapi.
(uka)
Lihat Juga :