Utang Menggunung, AS Bisa Lengser dari Kekuatan Finansial Global

Senin, 19 Juni 2023 - 14:21 WIB
Sementara itu, lanjutnya, AS terus meminjam di seluruh dunia dan membayarnya dengan menumpuk utang dalam negeri. Pada akhirnya, kata Aksakov, akan tiba saatnya utang yang begitu banyak tersebut menjadi tidak mungkin dibayar dan ekonomi AS pun akan runtuh.

AS nyaris menghindari gagal bayar utang pertamanya awal bulan ini ketika Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang yang menangguhkan batas utang Washington sebesar USD31,4 triliun hingga 1 Januari 2025. Hal ini berarti bahwa pemerintah AS dapat terus membayar layanan di dalam negeri, seperti jaminan sosial dan Medicare, dengan meminjam uang ke luar negeri dan secara efektif menumpuk lebih banyak utang.

Utang nasional AS tercatat melampaui rekor USD32 triliun untuk pertama kalinya pada pekan lalu, berdasarkan data yang dirilis pada hari Jumat (16/6) oleh Departemen Keuangan. Rekor itu dicapai kurang dari dua minggu setelah Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang yang menangguhkan batas utang Washington sebesar USD31,4 triliun, mencegah apa yang akan menjadi default utang AS yang pertama.

Baca Juga: Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya

Langkah tersebut memungkinkan pemerintah AS untuk meminjam dana tak terbatas hingga 1 Januari 2025, ketika penangguhan plafon utang berakhir. Plafon dihapus setelah Departemen Keuangan AS secara berulang memperingatkan bahwa kecuali langkah itu diambil, negara akan gagal memenuhi kewajibannya alias default.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!