Melemah, Rupiah Hari Ini Ditutup di Rp15.017 per Dolar AS

Rabu, 05 Juli 2023 - 16:51 WIB
Menurut Ibrahim, secara khusus investor mengkhawatirkan lebih banyak gangguan pada rantai pasok global, terutama jika China memblokir ekspor mineral tanah jarang - di mana China adalah pengekspor terbesar dunia.

Dari dalam negeri, lanjut dia, ada sentimen mengenai Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat 5,75% hingga akhir 2023 sejalan dengan tren inflasi yang semakin melandai. Selain itu, BI juga diperkirakan masih akan mempertimbangkan dampak El Nino, yang berpotensi menyebabkan kekeringan yang akan mempengaruhi produktivitas tanaman pangan.

"Dengan berbagai kondisi tersebut, BI diperkirakan bakal mempertimbangkan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 5,75 persen hingga akhir 2023," kata dia.

Untuk perdagangan esok hari, Ibrahim mengatakan rupiah diprediksi bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di rentang Rp15.000 - Rp15.060 per USD.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!