Tanpa Perpres, ESDM Ngos-ngosan Kejar Target EBT 23%
Selasa, 28 Juli 2020 - 15:29 WIB
ESDM menunggu terbitnya Perpres EBT dari Presiden Jokowi. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Realisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam porsi bauran energi hingga triwulan pertama tahun ini baru 11,51%. Padahal, pada 2024 mendatang Indonesia mentargetkan capaian EBT dalam porsi bauran energi bisa mencapai 23%.
Direktur Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, FX Sujiastoto tak menampik, untuk bisa mencapai target bauran energi 23% pada 2024 mendatang perlu effort luar biasa. Sebab, jika melihat laju pertumbuhan EBT hanya 500 megawatt (MW) per tahun.
"Namun, kalau kita cermati kita lihat perkembangannya, dalam tiga empat tahun terakhir perkembangannya hanya tumbuh 500 MW per tahun. Ke depan tanpa effort maka lima tahun kedepan kita itu hanya akan nambah 2.500 MW. Maka pada 2024 itu hanya 12.800 MW. Ini gap-nya besar. Maka perlu adanya upaya percepatan," ujar Totok dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Pak Jokowi! Energi Terbarukan Nunggu Perpres Biar Nggak Lelet
Direktur Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, FX Sujiastoto tak menampik, untuk bisa mencapai target bauran energi 23% pada 2024 mendatang perlu effort luar biasa. Sebab, jika melihat laju pertumbuhan EBT hanya 500 megawatt (MW) per tahun.
"Namun, kalau kita cermati kita lihat perkembangannya, dalam tiga empat tahun terakhir perkembangannya hanya tumbuh 500 MW per tahun. Ke depan tanpa effort maka lima tahun kedepan kita itu hanya akan nambah 2.500 MW. Maka pada 2024 itu hanya 12.800 MW. Ini gap-nya besar. Maka perlu adanya upaya percepatan," ujar Totok dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Pak Jokowi! Energi Terbarukan Nunggu Perpres Biar Nggak Lelet
Lihat Juga :