Tanpa Perpres, ESDM Ngos-ngosan Kejar Target EBT 23%

Selasa, 28 Juli 2020 - 15:29 WIB
Dia mengaku untuk bisa sampai pada tahap 23% pada bauran energi memang perlu kerja keras karena penambahan kapasitas EBT yang harus dikejar sebesar 20.000 MW. Ia menjelaskan perlu penambahan siginifikan untuk mengejar target ini.

"Ini tantangan kita, bagaimana mengindentifikasi untuk melakukan langkah ekstraordinary. Salah satunya adalah membuat iklim investasi di sektor ini menarik," ujar Totok.

Baca Juga: Green Booster PLN Disebut Bakal Genjot Energi Terbarukan, Apa Itu?

Dia menyebut, upaya yang harus dilakukan agar tidak ngos-ngosan mengejar target bauran EBT, Presiden Jokowi diharapkan segera mengeluarkan Perpres Harga Khusus EBT. Harapannya, dengan adanya harga khusus ini maka investasi di sektor EBT bisa lebih menarik.

"Ini akan kami melaukan revisi aturan untuk mendukung pengembangan EBT. Antara lain, kami akan menyelesaikan Perpres Harga EBT. Tadinya harga EBT kan cuman permen. Lalu, kami juga siapkan roadmap soal EBT. Degan berbagai trobosan dalam mengemas EBT. Lalu kami mengupayakan pendaanan murah. Ini kita upayakan," ujar Totok.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!