IMF: Ekonomi China Kehilangan Momentum, Pemulihan Rusia Semakin Cepat
Rabu, 26 Juli 2023 - 12:32 WIB
Baca Juga: Bahlil Tegur Keras IMF: Mereka Tidak Ingin Negara Kita Maju
Seiring hal itu permintaan barang juga menyusut serta munculnya lonjakan angka pengangguran kaum muda. "Data frekuensi tinggi hingga Juni mengkonfirmasi pelunakan momentum ke kuartal kedua 2023," tambah laporan itu.
Permintaan asing yang melemah telah memukul ekspor China, yang anjlok 12,4% pada Juni 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, permintaan domestik juga tertinggal, menempatkan China di puncak deflasi.
Menghadapi hal ini, kepemimpinan China bergulat dengan bagaimana memacu ekonominya kembali hidup, setelah memangkas suku bunga.
"Dukungan kebijakan yang lebih kuat di China daripada yang diperkirakan saat ini – terutama melalui bantuan ke rumah tangga – dapat lebih mempertahankan pemulihan dan menghasilkan spillover global yang positif," tulis IMF.
Seiring hal itu permintaan barang juga menyusut serta munculnya lonjakan angka pengangguran kaum muda. "Data frekuensi tinggi hingga Juni mengkonfirmasi pelunakan momentum ke kuartal kedua 2023," tambah laporan itu.
Permintaan asing yang melemah telah memukul ekspor China, yang anjlok 12,4% pada Juni 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, permintaan domestik juga tertinggal, menempatkan China di puncak deflasi.
Menghadapi hal ini, kepemimpinan China bergulat dengan bagaimana memacu ekonominya kembali hidup, setelah memangkas suku bunga.
"Dukungan kebijakan yang lebih kuat di China daripada yang diperkirakan saat ini – terutama melalui bantuan ke rumah tangga – dapat lebih mempertahankan pemulihan dan menghasilkan spillover global yang positif," tulis IMF.
Lihat Juga :