Sri Mulyani Terenyuh Dengar Lagu Indonesia Raya, Jiwa dan Raga Terancam Covid-19
Kamis, 30 Juli 2020 - 06:29 WIB
Dia melanjutkan pandemi virus Corona memukul sendi-sendi perekonomian nasional. Tercatat tingkat kemiskinan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) naik akibat kondisi ini.
"Dari sisi supply side kita lihat banyak sekali perusahaan kena pukulan. Toko tutup, mal tutup, resto tutup, hotel tutup, industri manufaktur tutup, sekolah tutup. Semua kena dampak, tak ada diskriminasi COVID ini semua kena," tandasnya.
Sri Mulyani bersama Menko Perekonomian, Menteri BUMN, Ketua Dewan Komisioner OJK menyaksikan 3 seremoni, yang menjadi simbol bahwa seluruh program pemulihan ekonomi nasional akan terus digulirkan oleh Pemerintah.
Pertama, Kemenkeu dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatanganani perjanjian kerjasama tentang pelaksanaan penjaminan pemerintah untuk pelaku usaha korporasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Ini merupakan perluasan mandat bagi LPEI yang semula fokus pada pembiayaan pelaku usaha export-oriented, dan kini diperluas juga untuk industri substitusi impor.
"Dari sisi supply side kita lihat banyak sekali perusahaan kena pukulan. Toko tutup, mal tutup, resto tutup, hotel tutup, industri manufaktur tutup, sekolah tutup. Semua kena dampak, tak ada diskriminasi COVID ini semua kena," tandasnya.
Sri Mulyani bersama Menko Perekonomian, Menteri BUMN, Ketua Dewan Komisioner OJK menyaksikan 3 seremoni, yang menjadi simbol bahwa seluruh program pemulihan ekonomi nasional akan terus digulirkan oleh Pemerintah.
Pertama, Kemenkeu dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatanganani perjanjian kerjasama tentang pelaksanaan penjaminan pemerintah untuk pelaku usaha korporasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Ini merupakan perluasan mandat bagi LPEI yang semula fokus pada pembiayaan pelaku usaha export-oriented, dan kini diperluas juga untuk industri substitusi impor.
Lihat Juga :