Produktivitas 10% Lebih Tinggi, Jagung Bioteknologi Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 13 September 2023 - 19:00 WIB
Syngenta, kata dia, berharap jagung hibrida bioteknologi dengan keunggulan ganda ini dapat memberikan hasil panen melimpah untuk petani. Varietas unggul ini menurutnya dapat membantu petani menekan ongkos produksi, meningkatkan kualitas hasil panen dan menjadikan budidaya jagung lebih mudah.

Petani jagung asal Jember, Abubakar, mengamini hal tersebut. Menurut dia, ketika mencoba menanam jagung hibrida bioteknologi, hasil panennya meningkat hingga lebih dari 11 ton/ha, jauh melampaui jagung lokal yang hanya menghasilkan sekitar 4 ton/ha saat panen. "Biaya produksi juga bisa ditekan lebih dari 30% dan selama masa budidaya tenang karena terbebas dari ancaman hama penggerek batang," tuturnya.

Fauzi menjelaskan, sampai dengan saat ini ada tiga varietas jagung bioteknologi Syngenta yang sudah diperkenalkan kepada petani dan masyarakat yaitu NK Pendekar Sakti, NK Sumo Sakti, dan NK Perkasa Sakti. Menurut dia, varietas jagung hibrida bioteknologi unggul ini diproduksi di dalam negeri dengan melibatkan lebih dari 70.000 petani mitra yang secara bertahap diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih jagung nasional.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!