Dampak Perang Hamas vs Israel, Menteri Iran: Harga Minyak Akan Capai USD100 per Barel

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 17:40 WIB
“Mengingat tujuan kebijakan tidak menargetkan aliran minyak Rusia bahkan pada puncak konflik Rusia-Ukraina, kami memperkirakan ekspor minyak Iran juga tidak akan dibatasi,” kata analis Macquarie.

Analis FGE mengatakan bahwa AS tidak mungkin memperketat sanksi tanpa persetujuan Arab Saudi untuk mengganti minyak Iran yang hilang, dan mereka menambahkan bahwa mereka tidak melihat hal itu terjadi.

Lalu bagaimana reaksi OPEC? Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz mengatakan kepada CNBC minggu ini--dalam komentar pertamanya sejak dimulainya perang--OPEC dan OPEC+ telah melalui banyak tantangan sebelumnya dan para anggotanya “terhubung” dan “kohesi mereka tidak boleh ditantang”.

Juru bicara kementerian perminyakan Irak pada 12 Oktober mengatakan bahwa OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, tidak bereaksi secara spontan terhadap tantangan pasar.

Baca juga: Selamat, Tim Sapuangin ITS Juara 3 Dunia Shell Eco-Marathon 2023

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak menambahkan pada hari Kamis bahwa harga minyak saat ini menjadi faktor penyebab konflik dan mencerminkan keyakinan pasar bahwa risiko yang ditimbulkan oleh bentrokan tersebut tidak terlalu tinggi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!