The Fed Tahan Suku Bunga di Level Tertinggi 22 Tahun, Ini Pertimbangannya
Kamis, 02 November 2023 - 06:53 WIB
Dia mengatakan, bahwa masih ada jalan panjang, dan dia mengerti bahwa inflasi yang tinggi menyebabkan kesulitan karena mengikis daya beli konsumen. Powell juga menyadari kenaikan suku bunga Fed sebelumnya mempengaruhi masyarakat dan bisnis, tetapi tingkat kenaikan harga masih tetap jauh di atas target.
Ini menandakan bahwa bank sentral dapat menunda penurunan suku bunga, karena inflasi saat ini mencapai 3,7% di AS, yang masih di atas target Fed sebesar 2%.
Analis ekonomi independen AS, Peter Jankovskis mengatakan, kepada BBC bahwa kenaikan suku bunga "tidak mengejutkan" dengan "tidak ada dampak langsung pada saham".
Dia menambahkan bahwa "peningkatan imbal hasil obligasi jangka panjang" juga berkontribusi pada keputusan Fed. Imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang adalah indikator utama tentang bagaimana investor memandang kekuatan ekonomi AS.
Ini menandakan bahwa bank sentral dapat menunda penurunan suku bunga, karena inflasi saat ini mencapai 3,7% di AS, yang masih di atas target Fed sebesar 2%.
Analis ekonomi independen AS, Peter Jankovskis mengatakan, kepada BBC bahwa kenaikan suku bunga "tidak mengejutkan" dengan "tidak ada dampak langsung pada saham".
Dia menambahkan bahwa "peningkatan imbal hasil obligasi jangka panjang" juga berkontribusi pada keputusan Fed. Imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang adalah indikator utama tentang bagaimana investor memandang kekuatan ekonomi AS.
(akr)
Lihat Juga :