Penuhi Kebutuhan Listrik Bersih untuk IKN, Ini Persiapan PLN
Sabtu, 04 November 2023 - 21:05 WIB
Untuk tahap awal, jelas dia, PLN tengah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW). "Kebutuhan listrik untuk Agustus 2024 sekitar 34 MW. Dan kami bangun PLTS 50 MW. Jadi nanti saat upacara Hari Kemerdekaan ke-79 listrik di IKN sudah 100% green," ucap Darmawan.
Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Ajak Investor Lokal Ikut Investasi di IKN
Untuk jangka panjang, lanjut dia, selain memanfaatkan tenaga surya, PLN akan memaksimalkan potensi hidro yang ada di pulau Kalimantan, seperti sungai dan danau, khususnya yang berdekatan dengan IKN. Dari hasil diskusi dengan Otoritas IKN, jelas Darmawan, kebutuhan listrik akan meningkat menjadi sekitar 1.000 MW di tahun 2030. "Untuk itu kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada di sekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN. Jadi artinya, kami membangun suatu ekositem yang green untuk IKN," tegas Darmawan.
Untuk menjaga keandalan, lanjut dia, PLN membangun pengaturan dan pengamanan sistem kelistrikan canggih berbasis digital dengan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Seluruh jaringan listrik yang dibangun akan menggunakan smart meter, sehingga akan terdapat juga fiber optic internet. Hal tersebut tentu akan mempermudah IKN dalam membangun smart home, smart building, hingga smart city yang terintegrasi.
Kemudian, untuk menjaga keindahan, gardu induk dan seluruh jaringan listrik mulai dari jaringan transmisi hingga distribusi juga akan tersembunyi di bawah tanah. "Dengan demikian, IKN akan menjadi smart city tercanggih, terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan kita semua," tutup Darmawan.
Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Ajak Investor Lokal Ikut Investasi di IKN
Untuk jangka panjang, lanjut dia, selain memanfaatkan tenaga surya, PLN akan memaksimalkan potensi hidro yang ada di pulau Kalimantan, seperti sungai dan danau, khususnya yang berdekatan dengan IKN. Dari hasil diskusi dengan Otoritas IKN, jelas Darmawan, kebutuhan listrik akan meningkat menjadi sekitar 1.000 MW di tahun 2030. "Untuk itu kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada di sekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN. Jadi artinya, kami membangun suatu ekositem yang green untuk IKN," tegas Darmawan.
Untuk menjaga keandalan, lanjut dia, PLN membangun pengaturan dan pengamanan sistem kelistrikan canggih berbasis digital dengan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Seluruh jaringan listrik yang dibangun akan menggunakan smart meter, sehingga akan terdapat juga fiber optic internet. Hal tersebut tentu akan mempermudah IKN dalam membangun smart home, smart building, hingga smart city yang terintegrasi.
Kemudian, untuk menjaga keindahan, gardu induk dan seluruh jaringan listrik mulai dari jaringan transmisi hingga distribusi juga akan tersembunyi di bawah tanah. "Dengan demikian, IKN akan menjadi smart city tercanggih, terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan kita semua," tutup Darmawan.
(fjo)
Lihat Juga :